Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

PESAN DARI CEO

+62 822-3332-2799, KONSULTAN MANAJEMEN BISNIS BERPENGALAMAN DAN TERPERCAYA Strategi ilmu berbisnis yang tepat, dapat membantu bisnis Anda mencapai target omset luar biasa! Tingkatkan ilmu berbisnis Anda. Berbisnis tanpa dibarengi dengan ilmu tentang strategi, sistem, manajemen operasi yang mumpuni, maka akan menjadi penghambat Anda sebagai pengusaha untuk memenangkan kompetisi berbisnis dengan kompetitor. Beberapa gambar dibawah, menunjukkan strategi-strategi yang sudah seharusnya dipikirkan oleh seorang CEO atau pemilik usaha untuk memenangkan peta persaingan.  Identifikasi dan melakukan analisa permasalahan adalah suatu hal yang harus dilakukan. Coba lihat skema gambar dibawah! Apakah strategi-strategi seperti ini sudah Anda pikirkan bahkan terapkan dalam kehidupan berbisnis Anda? Anda wajib memikirkan hal ini, betapa pentingnya beberapa point di bawah ini yang digunakan sebagai acuan perencanaan untuk merancang arah dan eksekusi-eksekusi dari sebuah perusahaan/usaha di

YLKI Kritisi Pungutan Penggunaan Kantong Plastik oleh Pengusaha Ritel | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

TERNAMA, +62 813-9864-6177, YLKI Kritisi Pungutan Penggunaan Kantong Plastik oleh Pengusaha Ritel

Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


YLKI Kritisi Pungutan Penggunaan Kantong Plastik oleh Pengusaha Ritel - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai kebijakan pungutan biaya atas penggunaan kantong plastik oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) kurang tepat.


Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, kebijakan kantong plastik berbayar Rp 200 per kantong yang diterapkan mulai 1 Maret 2019 dari sisi praktis bisa dimengerti. Namun, ada catatan kritikal untuk kebijakan tersebut.

Dia mengkritisi, istilah Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) sebagaimana kata Aprindo, adalah menyesatkan. Sebab sesungguhnya memang tidak ada kata gratis untuk kantong plastik.


"Karena semua biaya operasional pelaku usaha sudah dimasukkan dalam biaya yang dibebankan pada konsumen lewat harga yang harus dibayar," kata Tulus di Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Tulus melanjutkan, plastik berbayar oleh Aprindo tersebut tidak akan efektif untuk mengurangi penggunaan kantong plastik oleh konsumen. Pasalnya, nominal Rp 200 per kantong tidak akan mengganggu daya beli konsumen.

Sekalipun konsumen harus membeli 5 sampai 10 kantong plastik saat belanja, akan tetap membelinya karena nominal yang dikeluarkan tidak siginifikan hanya Rp 1.000 ribu Rp 2.000.

Menurut Tulus, seharusnya yang dilakukan Aprindo terkait kantong plastik lebih progresif lagi, yakni menggunakan kantong plastik Standar Nasional Indonesia (SNI), sesuai rekomendasi oleh Bandan Standar Nasional (BSN) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yakni kantong plastik yang mudah terurai oleh lingkungan.

Seharusnya masalah ini dinilai menjadi kebijakan dan gerakan nasional yang radikal oleh pemerintah pusat, bukan terfragmentasi secara sporadis di masing-masing daerah.


Menurut dia, ini menunjukkan pemerintah, seperti KLHK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, belum ada keseriusan untuk menyelamatkan pencemaran oleh sampah plastik, kebijakan penggunaan kantung plastik bukan hanya menyasar retailer modern saja, tetapi pasar-pasar tradisional, misalnya dimulai dari PD Pasar Jaya.

"Masifnya penggunaan kantong plastik memang sudah sangat mengkhawatirkan. Sudah seharusnya pemerintah, pelaku usaha, produsen dan konsumen bersinergi untuk secara radikal mengurangi penggunaan kantong plastik," tandasnya.

Penerapan Kantong Plastik Berbayar Perlu Ada Peraturan Menteri

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai hari ini kembali menerapkan kantong plastik berbayar di sekitar 40.000 toko ritel. Harga yang akan dikenakan bervariasi mulai dari Rp 200 per lembar.

Menanggapi itu, Ketua Umum Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Indonesia (KPPL-I), Puput TD Putra, menyambut baik atas inisiasi yang dilakukan Aprindo untuk kembali gunakan kantong plastik berbayar.Namun, upaya tersebut juga mestinya harus diperkuat oleh aturan pemerintah.

"Kalau mau di terapkan Kantong Plastik Berbayar, saya melihatnya harus ada Peraturan Menteri atau Keputusan Menteri Bersama. Baik lewat Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)," kata Puput saat dihubungi merdeka.com, Jumat (1/3/2019).
  
Puput mengatakan, untuk mendorong penggunaan plastik berbayar memang membutuhkan campur tangan dari pemerintah. Artinya, harus ada aturan yang jelas dari pemerintah pusat. Sebab berkaca pada tahun lalu program yang dicanangkan ini pun sempat tidak berjalan.


"Bisa jadi ini akan terulang, jadi program gagal seperti program plastik berbayar tahap awal lalu dan tidak jelas pertangung jawabannya dan tidak transparasi peruntukan pemanfaatan dana hasil penjualannya," kata Puput.

Puput menyampaikan, KLHK pun sebenarnya sudah menginisiasi lebih dulu soal penerapan kantong plastik berbayar pada 2015. Inisiasi tersebut kemudian diikuti dengan munculnya surat edaran dari Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3.

Namun, kantong plastic berbayar tidak berlanjut pada 2016 karena gerakan tersebut tidak kunjung dibuatkan payung hukum.

"Solusi lain untuk pengurangan sampah plastik bisa di lakukan pengendalian pada sumbernya dengan pendekatan holistik yakni penggunaan plastik ramah lingkungan," pungkasnya.


Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen

KONTAK KAMI :
Reko Prabowo (081398646177)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

COMPANY PROFILE

Contoh Layout Toko Bangunan | KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

KONSULTAN TOKO BANGUNAN TEPERCAYA, +62 0813-9864-6177, Contoh Layout Toko Bangunan Contoh Layout Toko Bangunan, Contoh Layout Toko, Desain Layout Toko, Konsultan Bangunan Purwokerto, Konsultan Bangunan Jogja, Konsultan Bangunan Yogyakarta. Contoh Layout Toko Bangunan - Pada dasarnya, layout tempat usaha bahan bangunan relatif sederhana, yaitu ruangan pertama meliputi kantor atau ruang operasional penjualan, outlet bahan bangunan yang dipajang, kamar pengelola, gudang kecil untuk stok barang-barang pabrikan yang ringkas dan cukup bernilai seperti cat, semen dll.  Kemudian ruangan kedua berupa gudang utama yang cukup besar, dengan ruangan depannya terbuka untuk menyimpan barang-barang bahan bangunan yang memakan ruang cukup besar seperti besi, kayu balok/kaso, plywood, serta tempat beristirahat/kamar tidur para buruh, merangkap penunggu outlet bahan bangunan tersebut. Di depan ruangan toko dan gudang tersebut, tersedia lahan parkir yang cukup memadai. baca juga : In

Konsultan Apotek | Desain Interior Apotek

KONSULTAN APOTEK Kredibel, +62 822-2333-2799, Desain Interior Apotek Desain Interior Apotek Modern, Design Interior Apotek, Desain Interior Apotek Sederhana, Gambar Interior Apotek, Design Interior Apotek Minimalis. DESAIN INTERIOR APOTEK - Jika Anda seorang apoteker, memiliki sebuah toko obat bisa jadi niscaya. Entah itu apotek Anda pribadi, atau apotek di sebuah rumah sakit atau klinik. Apotek adalah tempat Anda mendemonstrasikan keahlian Anda. Profesi Apoteker mirip seperti dokter, pengacara atau bahkan seorang notaris, tempat praktik profesi tersebut tentu melekat dengan keprofesiannya.