Menu Melayang

Rabu, 26 Oktober 2022

Pahami Tipe dan Contoh Business Model Agar Perusahaan Makin Cuan

Pahami Tipe dan Contoh Business Model Agar Perusahaan Makin Cuan

Apa itu Business Model?

Istilah business model atau model bisnis mengacu pada rencana sebuah perusahaan dalam mendapatkan profit atau keuntungan. Model bisnis mengidentifikasi produk-produk maupun layanan yang berencana dijual, target market, dan mengidentifikasi pengeluaran yang diperkirakan akan terjadi. Model bisnis sangat penting dibuat baik untuk bisnis baru maupun yang telah berjalan. Model bisnis membantu perusahaan baru dan berkembang untuk menarik investasi, merekruit talent, dan memotivasi manajemen dan juga staff. Untuk bisnis yang telah berjalan, sebaiknya dilakukan update model bisnis secara berkala agar tetap bisa mengikuti tren dan tantangan di masa mendatang. Model bisnis juga membantu investor untuk mengevaluasi perusahaan yang diincar.

Memahami Model Bisnis

Model bisnis adalah rencana level tinggi untuk mengoperasikan bisnis secara menguntungkan di pasar tertentu. Komponen utama dari model bisnis adalah proposisi nilai. Proposisi nilai adalah deskripsi barang atau jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan dan mengapa mereka diinginkan oleh pelanggan atau klien, idealnya dijelaskan dengan cara “apa yang membedakan produk atau jasa suatu perusahaan dari pesaingnya”. Model bisnis perusahaan baru juga harus mencakup proyeksi biaya awal dan sumber pembiayaan, basis pelanggan target untuk bisnis, strategi pemasaran, tinjauan persaingan, dan proyeksi pendapatan dan pengeluaran. Rencana tersebut juga dapat menentukan peluang di mana bisnis dapat bermitra dengan perusahaan mapan lainnya. Misalnya, model bisnis untuk bisnis periklanan dapat mengidentifikasi manfaat dari referral atau rujukan ke dan dari perusahaan percetakan.

Bisnis yang sukses memiliki model bisnis yang memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan klien dengan harga yang kompetitif dan biaya yang berkelanjutan. Seiring waktu, banyak bisnis merevisi model bisnis mereka dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan bisnis dan permintaan pasar.

Ketika mengevaluasi sebuah perusahaan sebagai kemungkinan investasi, investor harus mengetahui dengan tepat bagaimana perusahaan itu menghasilkan uang. Hal ini berarti dengan melihat melalui model bisnis perusahaan. Model bisnis mungkin tidak memberi tahu Anda segalanya tentang prospek perusahaan. Tetapi investor yang memahami model bisnis dapat memahami data keuangan dengan lebih baik.

Tipe Model Bisnis

Ada banyak tipe model bisnis sebanyak jenis-jenis bisnis yang ada. Misalnya, penjualan langsung, waralaba, berbasis iklan, dan toko fisik adalah contoh model bisnis tradisional. Ada juga model hybrid, seperti bisnis yang menggabungkan ritel internet dengan toko fisik atau dengan organisasi olahraga seperti NBA.

Di bawah ini adalah beberapa jenis model bisnis yang umum; perhatikan bahwa contoh yang diberikan mungkin termasuk dalam beberapa kategori.

1. 1. Retailer (pengecer). Contoh: Transmart Carrefour, Hypermart, Lotte Mart, dsb.

2. 2. Pabrikan. Contoh: Ford Motor Company.

3. 3. Subcription (berlangganan). Contoh: Spotify, Apple One, Netflix, dsb.

4. 4. Freemium. Contoh: LinkedIn/LinkedIn Premium

5. 5. Bundling. Contoh: AT&T

6. 6. Marketplace. Contoh: eBay, Shopee, Tokopedia, Amazon, dsb.

7. 7. Affiliate. Contoh: influencer media sosial.

8. 8. Razor blade. Contoh: HP (printer dan tinta).

9. 9. Reverse razor blade. Contoh: Apple (iPhone + aksesoris)

10. 10. Franchise. Contoh: Domino’s Pizza

Bingung tentang model bisnis? Yuk bereskan masalah bisnis Anda bersama Konsultan Bisnis Autopilot. Dengan Konsultan Bisnis Autopilot Anda akan mendapatkan mentoring dan pendampingan yang 80% dilakukan di lapangan bukan hanya teori di kelas. Konsultan Bisnis Autopilot juga dapat membantu Anda dalam menganalisis masalah manajemen dalam bisnis, memberikan solusi pastizdan meningkatkan omset perusahaan. Jangan ragu lagi karena Konsultan Bisnis Autopilot adalah praktisi yang mumpuni dalam bidang mengautopilotkan bisnis sekaligus meningkatkan profit. Bisnis yang berkembang secara autopilot itu apa sih? Maksudnya adalah Anda tidak perlu terlalu banyak terlibat di dalamnya tapi bisnis dapat terus berjalan bahkan berkembang dan profitable. Hubungi Konsultan Bisnis Autopilot di autopilotbisnis.com dan rencanakan masa depan bisnis Anda bersama kami!

Blog Post

Related Post

Mohon maaf, belum ada postingan.

Back to Top

Cari Artikel