Jumat, 26 Oktober 2018

Optimalkan Perfomance karyawan dengan pengawasan! | Konsultan Manajemen toko kue kekinian

KONSULTAN MANAJEMEN TOKO KUE KEKINIAN


Konsultan, +62 822-3332-2799, konsultan bisnis manajemen 2019 terpercaya, Konsultan Bisnis Lokal


konsutan bisnis, toko roti, toko kue, toko kue ultah, toko cake, cake enak di jakarta, toko roti, toko kue ultah, cara membuat kue


Lakukan pengawasan untuk mendisiplinkan karyawan - Sering kali kita mendapati hasil yang kurang optimal, padahal karyawan selalu masuk tepat waktu, saat ditelusuri banyak waktu luang karyawan yang tidak digunakan dengan optimal, seperti berselancar di internet, sampai bergurau. halini merugikan bisnis perusahaan






Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengendalikan pelaksanaan tugas atau pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang, agar proses pekerjaan tersebut sesuai dengan hasil yang diinginkan. Kontrol atau pengawasan adalah fungsi didalam manajemen fungsional yang harus dilaksanakan oleh setiap pimpinan semua unit/satuan kerja terhadap pelaksanaan pekerjaan, yang bertujuan agar tidak terjadi penyimpangan  dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing.



Pengawasan terdiri dari suatu proses berikut ini:



a.      Menetapkan standar pelaksanaan
Standar mengandung arti sebagai suatu satuan pengukuran yang dapat digunakan sebagai patokan untuk penilaian hasil-hasil. Tujuan, sasaran, kuota, dan target pelaksanaan dapat digunakan sebagai standar. Tujuan dilakukan penetapan standar pelaksanaan yaitu agar dalam melakukan pengawasan manajer mempunyai standard yang jelas.

b.      Mengukur hasil pekerjaan
Pengukuran di sini adalah tindakan memastikan jumlah atau kapasitas suatu entisitas yang digariskan dengan baik. tanpa pengukuran, seseorang pimpinan dipaksa utnuk menerka atau menggunakan metode kira-kira(rule-of-thumb methods) yang mungkin tidak dapat dipercaya. Pada umumnya entisitas yang sedang diukur dapat diklasifikasikan ke dalam dua buah kelompok,yakni pertama, yang berhubungan dengan pelaksanaan sebuah program atau pelaksanaannya secara keseluruhan; dan kedua,mempersoalkan output per unit kerja langsung yang dipergunakan.
Apabila dihadapkan problem pengukuran untuk tujuan pengawasan, yaitu dalam bentuk hasil-hasil yang kentara dan yang tidak kentara (tangible-and-intangible achievements). Jumlah kesatuan yang diproduksi, jumlah sample yang dibagikan adalah contoh hasil-hasil intengible adalah pengembangan para pimpinan; afektifitas komunikasi;dan pembentukan moral pegawai.
Lebih lanjut, Martoyo menjelaskan sebagai berikut “ semua pengawasan sumber daya manusia ini harus diamati dengan penuh perhatian untuk memungkinkan tercapainya efisiensi dan efektifitas pengolaan organisasi. Dalam hal ini tetap di perhatikan aspek menusiawinya pada batas kewajaran atau pada batas proporsionalitas yan tepat, khusunya dalam rangka hubungan perburuan pancasila”.
Berdasarkan paparan diatas, dapat dikemukakan bahwa pengawasan sumber daya manusia ini harus diamati dengan penuh perhatian,hal ini dimaksudkan bahwa pengawasan tidak semata-mata ditujukan untuk menemukan siapa yang salah dalam hal terjadinya penyimpangan dalam realisasi rencana. Namun, suatu pengawasan adalah untuk mencari fakta tantang apa yang tidak beres dalam sistem, sehingga terjadi penyimpangan tersebut. Dengan demikian, pengawasan yang efektifas, perbaikan sistem, serta penyelenggaraan kegiatan oprasional dimungkinkan akan terjadi.

c.       Membandingkan hasil pekerjaan dengan standar
Tahap kritis dari proses pengawasan adalah pembandingan pelaksanaan nyata dengan pelaksanaan yang direncanakan atau standar yang telah ditetapkan. Penyimpangan-penyimpangan harus dianalisa untuk menentukan mengapa standar tidak dapat dicapai.
Suatu pengawasan harus pula diarahkan pada pencarian dan penemuan siapa yang salah karena penyimpangan hanya mungkin terjadi karena faktor manusianya. Jadi pengawasan ini adalah suatu tindakan membandingkan hasil pekerjaan dengan standart yang telah ditetapkan oleh organisasi.
Dalam hal membandingkan hasil pekerjaan dengan dasar pengawasan, maka soal kekecualian yang perlu mendapatkan perhatian pemimpin. pimpinan yang bersangkutan tidak perlu menghiraukan situasi-situasi hasil pekerjaan sama dengan atau sangat berdekatan dengan hasil-hasil yang diharapkan.

d.      Mengoreksi penyimpangan yang tidak dikehendaki melalui tindakan perbaikan.
Pengawasan atau pimpinan harus mampu memahami dengan pikiran yang jernih terhadap
seluruh pegawai yang diawasi. Apabila terjadi masalah atau semacam diskrepensi antara hasil pekerjaan yang ditetapkan dalam rencana dengan kinerja yang ditampilkan oleh para pelaksana tugas. Dalam hal mengkoreksi penyimpangan-penyimpangan, ini dapat dianggap sebagai tindakan memaksa agar dilakukan usaha-usaha untuk mencapai hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan.

Apabila hasil analisa menunjukkan perlunya tindakan koreksi, tindakan ini harus diambil. Tindakan koreksi dapat diambil dalam berbagai bentuk, seperti:
·         Mengubah standar mula-mula (barangkali terlalu tinggi atau terlalu rendah)
·          Mengubah pengukuran pelaksanaan (inspeksi terlalu sering frekwensinya, atau kurang, atau bahkan mengganti sistem pengukuran itu sendiri.)
·         Mengubah cara dalam menganalisa dan menginterpretasikan penyimpangan-penyimpangan.




Anda memiliki Bisnis Bakery? susah mendapatkan Pelanggan? merasa ada yang ganjil dengan Perkembangan Bisnis Bakery Anda sehingga mengalami penurunan? bingung mau berkonsultasi dimana?




Mengapa memilih Konsultan.co ? Berpengalaman dan teruji! Konsultan.co telah berkontribusi dan memberi solusi nyata, melalui banyak tekanan, problem dan permasalahan yang dihadapi oleh banyak perusahaan besar dan kecil serta lebih dari 1000 startup yang telah kami pandu pada 4 tahun terakhir ini. karena itu Konsultan.co mampu dan mudah dalam melihat celah, trouble shooting, dan sejenisnya pada perusahaan client. Team andal dan cepat & terpadu! Dana Bersahabat! dan Berkualitas!





Industri yang kami layani :


>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.

>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.

>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

>>> Start Up : Segala Jenis Industri.








Juga Melayani :



>> Pelatihan Usaha / Bisnis / Perusahaan mentoring / Konsultasi (Group Private)



>> Pembuatan Logo, Tagline Perusahaan



>> Pembuatan dan Pelatihan Bisnis Plan



>> Pembuatan Design Company Profille



>> Pembuatan Design Catalog



>> Branding, Product/Jasa review













Konsultan.co

The Future Of..

Indonesia Business Growth











& Integrated Business Strategy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar