Selasa, 07 Mei 2019

Mengapa Perusahaan Sebesar Yahoo Bisa Gagal?



Generasi 90 an pasti kenal yahoo. Email yang dipakai sejuta umat pada saat itu, dan pemicu munculnya banyak website dot com hingga saat ini. Tapi kenapa ketenaran yahoo bisa menguap begitu cepat?
Penyebab utamanya adalah yahoo terlalu fokus pada pelayanan iklan (banner ad) karena memang banyak mendapatkan keuntungan, dan kurang respon terhadap tawaran inovasi.
Penyebab selanjutnya adalah kurangnya ruang inovasi bagi para programmer. Karyawan yahoo yang mayoritas programmer hanya menjalankan tugas dari atasan.
Penyebab ketiga, krisis identitas. Yahoo saat itu memplokamirkan bahwa ia adalah perusahaan media yang berfokus pada iklan, bukan perusahaan software meski pendiri dan mayoritas karyawannya adalah programmer. Karena ia takut diserang microsoft yang saat itu telah membunuh Netscape.
Penyebab keempat adalah karena lebih fokus pada pelayanan iklan, yahoo mengganti karyawan programmer merekrut karyawan lulusan MBA untuk membesarkan perusahaannya.
Penyebab kelima, terlambat membaca situasi pasar. kurangnya jumlah programmer menyebabkan yahoo susah berinovasi. Saat era smartphone mulai digandrungi, google dan iOS menguasai smartphone. Barulah Yahoo memutuskan rekrut programmer besar-besaran. Namun tetap tidak bisa menyaingi produk lain yang sudah banyak penggemarnya. Bahkan keputusan membeli Tumblr tidak berhasil mengangkat Tumblr dan dinilai menularkan kekalahan.

Pelajaran yang bisa kita petik adalah, 
Produk dan perusahaan bisa dibeli. 
Tapi tidak dengan kesuksesan. 
Karena di balik kesuksesan sebuah produk atau perusahaan selalu ada hal-hal yang tak tampak:
 visi, misi, kultur, spirit, manajerial, road map, hingga model bisnis.


Terima kasih, Yahoo. Selamat tinggal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar