Menu Melayang

Selasa, 30 November 2021

Mengapa Foodpanda Gagal Bertahan di Indonesia

Mengapa Foodpanda Gagal Bertahan di Indonesia

Di Indonesia, Foodpanda menghadapi persaingan yang sangat ketat dari Go-Jek sebab mereka juga menyediakan layanan serupa melalui Go-Food. Start-up lain Grab juga mulai masuk dalam lini bisnis ini, sementara Uber juga dikabarkan akan segera menyusul. Sebagai catatan, berdasarkan informasi yang diketahui tirto.id, layanan Go-Food merupakan lini bisnis yang disebut paling menguntungkan bagi Go-Jek. Dalam sebuah rilisnya pada awal bulan ini, Go-Jek mengklaim bahwa Go-Food merupakan layanan pengiriman makanan on-demand terbesar kedua di dunia di luar Cina dengan lebih dari 15 juta makanan telah diantarkan sejak awal kemunculannya.

Steven Kim, pendiri situs pencarian restoran Qraved, sendiri berpendapat, langkah yang diambil oleh Foodpanda tersebut merupakan bentuk dari gagalnya Foodpanda beradaptasi dengan kondisi lokal. Seperti dikutip dari Tech in Asia, ia menilai, salah satu problem mendasar dari layanan pesan antar makanan di Indonesia adalah kecilnya jumlah pesanan yang dilakukan oleh para pengguna layanan. Masyarakat Indonesia cenderung membuat pesanan dalam jumlah kecil, sehingga untuk menutup biaya operasional, kuantitas pemesanan menjadi hal yang vital. Untuk diketahui, Foodpanda mengharuskan besaran minimum nilai pemesanan dalam layanannya. Sebagai contoh, seseorang harus mengeluarkan minimal nominal Rp50.000 untuk dapat melakukan pemesanan. Apabila nominalnya kurang dari angka tersebut, maka secara otomatis nominalnya akan dinaikkan hingga menyentuh batas minimum.

Ke depan, boleh dikata kemampuan untuk berinteraksi dapat dikatakan akan memegang peranan penting dalam berhasil tidaknya start-up bertahan dalam ketatnya persaingan bisnis di pasar Asia Tenggara. Dalam konteks start-up yang bergerak di bisnis makanan, Steven mengatakan, ke depan yang dapat bertahan dalam lingkungan bisnis tersebut adalah start-up yang mampu menggabungkan konten makanan, keterlibatan, serta pemesanan dan transaksi dalam sebuah platform tunggal.


Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel