Langsung ke konten utama

10 PANDUAN SUKSES MENENTUKAN LOKASI USAHA BISNIS RETAIL

10 PANDUAN SUKSES MENENTUKAN LOKASI USAHA BISNIS RETAIL


Baru juga 6 bulan jalan, pak Rizal ternyata harus mau untuk menelan pil pahit, toko 2 lantai yang dibangun nya dengan susah payah, ternyata harus ditutup.  Pak Rizal tidak mampu membiayai gaji para pegawai yang cukup banyak karena harus stand by di 2 lantai.  Sedangkan posisi tokonya terblokir oleh bangunan lain yang membuat toko pak Rizal kurang terekspos dengan baik.  Selain itu, barang-barang kebutuhan pokok yang cenderung diminati malah banyak yang kosong. Terlihat jelas bahwa manajemen dan persiapan pak Rizal kurang baik.

Dalam bisnis ritel, lokasi menentukan prestasi. Ada 10 panduan dalam menentukan lokasi usaha ritel, antara lain:

  1. Terlihat (visible).   Carilah lokasi usaha yang terlihat jelas, kalau perlu jarak pandang bisa hingga 200 meter masih terlihat baik.
  2. Kepadatan kondisi lalu lintas (heavy traffic).  Kepadatan lalu lintas adalah, termasuk dalam faktor penentu utama kesuksesan bisnis retail dalam jangka panjang.  Ada beberapa klausa yang harus anda cek dulu sebelum anda memutuskan lokasi tersebut.  Pertama, coba perhatikan, apakah posisi tersebut berada di jalur cepat atau jalur lambat?  Apabila anda mau mendirikan toko, sebaiknya berada di jalur lambat.  Karena di jalur cepat, pembeli dan calon pembeli cenderung untuk enggan masuk.  Beda dengan toko yang ada di jalur lambat, peluang mendapatkan pelanggan akan jauh lebih baik.  
  3. Di antara lokasi pemukiman (direction to home).  Berada di sekitar pemukiman akan membuat toko anda lebih mudah untuk dijangkau oleh masyarakat sekitar.  dan hal ini juga berfungsi untuk menstabilkan trafic/lalu lalang para pelanggan dan calon pelanggan untuk datang ke toko anda. 
  4. Dekat dengan fasilitas umum (public facilities).  Pernah ga anda perhatikan, ketika ada Rumah sakit, biasanya di sekitar situ akan ada toko buah, toko oleh-oleh, dan lain sebagainya.  ini tentu jadi strategi tersendiri bagi pemilik toko untuk menyediakan kebutuhan pelanggan.
  5. Biaya sewa atau pembelian lahan (acquisition cost).  Jangan terlalu berfikir panjang mengenai sewa yang tinggi, coba pelajari lagi apakah lokasi nya cukup baik untuk dikembangkan?  meskipun biaya sewa nya tinggi, tapi kalau pemasukan nya jauh lebih besar, kenapa tidak?
  6. Peraturan dan perizinan lokasi usaha (regulation).  Uruslah perizinan yang sesuai dengan koridornya.  Kalau anda bingung bagaimana caranya? lebih baik carilah bantuan dari konsultan-konsultan perijinan.       Baca juga : http://www.konsultan.co/2016/12/manfaat-menggunakan-jasa-konsultasi.html       Atau, kalau memang anda memiliki cukup banyak waktu, coba datang ke lembaga pemerintah yang terkait. 
  7. Kemudahan akses lokasi (access).  Sekali lagi, persoalan akses ini pun masih berkaitan dengan trafic/lalu lalang pelanggan.     
  8. Infrastruktur (infrastructure).  Contoh kecil mengenai problem-problem infrastruktur adalah, jalan yang rusak.  Jalan 1 arah. di blokir, dll.
  9. Potensi pasar yang tersedia (captive market).  Khusus mengenai potensi pasar ini, kalau anda tidak berpengalaman dalam melihat potensi pasar.  Sebaiknya anda berkonsultasi dengan para ahli yang sudah berpengalaman dalam melihat peluang dan potensi pasar.  http://www.konsultan.co/2016/12/kontak.html
  10. Legalitas usaha (legality).  Jangan lupa melengkapi legalitas usaha anda.  buatlah CV atau PT.  jadi bisnis retail yang anda miliki, berbadan hukum.  Hal ini akan lebih memudahkan anda dalam bisnis operasi di setiap hari.  Karena anda akan berhadapan dengan supplier, pajak, dan organisasi maupun lembaga lainnya. 
Kami masih memiliki banyak strategi untuk anda, apa yang harus anda lakukan ketika 10 syarat diatas ada yang tidak terpenuhi?  

Menentukan lokasi usaha dengan baik, adalah sebuah investasi awal untuk keberlangsungan usaha dalam waktu jangka panjang.  Namun demikian, perlu dipahami bahwa 10 syarat diatas tidaklah mutlak.  Syarat yang mutlak bagi anda mendirikan bisnis adalah : Berani untuk eksekusi !  mengenai strategi, dan kendala-kendala lainnya.  Tidak perlu panik. Serahkan semuanya pada kami. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

COMPANY PROFILE

Contoh Layout Toko Bangunan | KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

KONSULTAN TOKO BANGUNAN TEPERCAYA, +62 0813-9864-6177, Contoh Layout Toko Bangunan Contoh Layout Toko Bangunan, Contoh Layout Toko, Desain Layout Toko, Konsultan Bangunan Purwokerto, Konsultan Bangunan Jogja, Konsultan Bangunan Yogyakarta. Contoh Layout Toko Bangunan - Pada dasarnya, layout tempat usaha bahan bangunan relatif sederhana, yaitu ruangan pertama meliputi kantor atau ruang operasional penjualan, outlet bahan bangunan yang dipajang, kamar pengelola, gudang kecil untuk stok barang-barang pabrikan yang ringkas dan cukup bernilai seperti cat, semen dll.  Kemudian ruangan kedua berupa gudang utama yang cukup besar, dengan ruangan depannya terbuka untuk menyimpan barang-barang bahan bangunan yang memakan ruang cukup besar seperti besi, kayu balok/kaso, plywood, serta tempat beristirahat/kamar tidur para buruh, merangkap penunggu outlet bahan bangunan tersebut. Di depan ruangan toko dan gudang tersebut, tersedia lahan parkir yang cukup memadai. baca juga : In

TENTANG KAMI, KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

TERBAIK, +62 822-3332-2799, KONSULTAN PERUSAHAAN. Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Sistem Operasi, Konsultan Manajemen Usaha, Konsultan Bisnis Autopilot, Konsultan Manajemen Autopilot. Surabaya - Konsultan.co adalah perusahaan jasa konsultan bisnis, konsultan manajemen, pengembangan strategi perusahaan, perencanaan target jangka pendek dan jangka panjang.   1.  Perbaikan &  Pembenahan  Sistem di semua lini dan divisi, kami lakukan dari mulai proses input hingga output serta feedback dari pelanggan,  2.   Lipat Gandakan Omset Anda,  3.   Pembuatan & Perencanaan Usaha,  4.   Konsultan.co Juga memandu para pengusaha dalam m emulai Usaha,  5.   Pengembangan Usaha,  6.   Upgrade Strategi,   7.   Membuat Bisnis anda menjadi  AutoPilot,  8.   Membuat Analisa Bisnis yang mendalam secara keseluruhan,   9.   Layanan Strategic planning,  10.  Lay out strategi, Sistem Informasi,  11.  Optimasi dari sebagian dan keseluruhan proses u