Selasa, 21 Mei 2019

Tips Mengelola Karyawan Generasi Milenial

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177


Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta




Generasi milenial. Pasti udah ga asing lagi sama istilah ini. Yup, mereka adalah yang terlahir di antara 80 an hingga 90 an. Bahkan. Merekalah yang saat ini mengisi hampir 75% dunia kerja. Karakternya sangat berbeda dengan pendahulunya. Mereka lebih praktis, kreatif, kritis dan fasih teknologi.
Terus bagaimana cara mengatur & mengoptimalkan potensi mereka?
Yuk simak tips yang telah konsultan bisnis rangkum berikut ini!
Jadilah mentor, bukan bos
Jangan harap akan dihormati jika sikap Anda seperti bos yang galak, kaku dan cuma bisa perintah tanpa beri solusi. Mereka tidak segan meninggalkan pekerjaan walaupun gajinya selangit. Bagi mereka kenyamanan adalah hal utama. Jika nyaman, maka pekerjaan akan selesai dengan baik bahkan sempurna. Menguntungkan buat Anda juga, bukan?
Tawarkan fleksibilitas waktu
Generasi milenial lebih memilih kerja dengan waktu yang fleksibel, daripada kerja dengan duduk di kantor selama 8 jam tiap harinya. Meski tawaran gaji jika kerja full time di kantor menggiurkan. Bagi mereka, asal semua pekerjaan bisa selesai dengan baik dan tepat waktu, sisa waktunya bisa mereka optimalkan untuk yang lain. Oleh karena itu mulai banyak generasi milenial yang memilih pekerjaan freelance, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.
Beri kesempatan untuk berkembang
generasi milenial cenderung suka tantangan, ga sabaran dan penasaran dengan hal baru. Maka coba berikan tantangan pada mereka untuk menyelesaikan 1 project, sesuatu hal baru yang belum pernah mereka pelajari, dan berilah reward jika berhasil.

Berikan hal yang lebih dari sekedar uang
Generasi milenial tidak lagi terlalu tergiur dengan gaji besar. Bagi mereka lingkungan kerja yang friendly, santai, jam kerja yang fleksibel lebih mereka sukai. Apalagi jika Anda memberi mereka kesempatan untuk mempelajari hal baru, memperluas pergaulan, bepergian ke banyak tempat. Dijamin perusahaan Anda akan menjadi idaman para generasi milenial.
Jelaskan tentang masa depan perusahaan
Generasi milenial ga takut dengan perubahan. Jika ada hal yang membuat mereka ga nyaman, mereka lebih memilih resign. Bayangkan jika yang resign adalah orang-orang yang berpotensi memajukan perusahaan. Sayang banget kan? Nah untuk antisipasi hal tersebut, jelaskan masa depan mereka jika mengabdi di perusahaan. Jika mereka tetap memilih keluar, cari tahu penyebabnya agar Anda segera menemukan solusinya.
Manfaatkan kefasihan teknologi mereka
Ya, kefasihan teknologi kadang menimbulkan masalah baru jika Anda tidak segera mengarahkan mereka kepada hal yang bisa menguntungkan perusahaan. Daripada memutuskan mereka dengan teknologi, lebih baik manfaatkan kefasihan tersebut untuk upgrade perusahaan. Misal arahkan mereka untuk membimbing karyawan yang lebih senior, atau upgrade teknologi pendukung di kantor. Mereka akan dengan senang hati dimintai bantuan apalagi hal tersebut sudah tidak asing dengan kesehariannya.
Jangan lupa, lingkungan kerja harus Anda sesuaikan dengan manusia dan perkembangan zaman. Atmosfir kerja yang kaku akan membuat mereka yang berpotensi memilih lari dari tempat kerja Anda, meski gaji yang Anda tawarkan besar. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya!
source ;  tunaiku

Industri yang konsultan.co layani :

  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

1 komentar:

  1. kaum milenial kebanyakan menyukai kerja di kantor berkonsep openspace dimana mampu menumbuhkan interaksi dan kreatifitas. konsep ini bisa dilakukan dengan menghilangkan sekat partisi dan menggantinya dengan beberapa meja besar atau bisa juga menggunakan meja meeting.

    BalasHapus