Selasa, 21 Mei 2019

Memetik Pelajaran dari Sariwangi

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177

Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta



Masih ingat dengan peristiwa pailitnya Sariwangi? PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (SAEA) pailit setelah sempat tiga tahun berdamai dengan bank pemberi pinjaman yakni PT Bank ICBC Indonesia.
Banyak yang mengira Teh Sariwangi akan menghilang. Ya, memang PT Sariwangi Agricultiural Estate Agency tidak lagi menjadi pemegang merek teh Sariwangi, tapi sudah menjadi milik Unilever sejak tahun 1989. PT SAEA kepemilikannya juga sudah beralih sejak 2015, setelah 70 persen sahamnya berpindah dari pendirinya.
Lalu apa saja pelajaran yang bisa kita petik agar hal serupa tidak terjadi pada perusahaan kita?

Perhitungkan dengan Matang Sebelum Berinvestasi
Pada tahun 2015, PT SAEA berhutang ke bank ICBC Indonesia untuk pembangunan irigasi agar produksi teh meningkat. Tapi proyek tersebut gagal, tanpa dijelaskan secara rinci darimana sumber kegagalannya.
Pelajaran yang bisa kita ambil, jangan bermudah-mudahan investasi terutama pada sesuatu yang tidak pasti. Sebelum investasi harusnya dihitung kemungkinan kegagalannya dan bagaimana cara membayarnya. Berhutang boleh saja jika ada permintaan tinggi dari suatu perusahaan, dan ada perjanjian mengenai pelunasan pembayarannya. mengenai proyek pembangunan irigasi tersebut bisa disiasati dengan banyak hal lain, misal dengan kerjasama dengan perusahaan lain dengan sistem bagi hasil.

Fokuslah Dalam Berbisnis
PT SAEA selain fokus pada produksi juga fokus pada perkebunan teh. Sehingga ketika salah satu bermasalah, jika pihak manajemen tidak sesegera mungkin mencari solusinya,  maka lainnya akan terkena dampaknya. Sayangnya, karena kompleksnya permasalahan di kedua hal tersebut, PT SAEA kurang fokus pada efisiensi biaya produksi. Sehingga Unilever yang telah membeli brand Sariwangi memilih bekerjasama dengan pihak lain yang produksi tehnya bisa lebih murah.

Pertimbangkan dengan Matang Sebelum Melakukan Pinjaman Keuangan
Sebelum melakukan pinjaman untuk membeli asset dipertimbangkan dulu bagaimana nanti sistem pembayarannya. Dihitung berapa pemasukan per tahunnya, apakah memungkinkan membayar pinjaman tersebut. Dan perhitungkan juga jika seandainya penjualan merosot drastis, apa yang akan dijadikan jaminan. Misal penjualan asset atau konversi pinjaman menjadi investasi. Dan harus segera ditangani karena jika dibiarkan hutang akan semakin menumpuk yang mengakibatkan pailit.


Industri yang konsultan.co layani :

  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Tips Mengelola Karyawan Generasi Milenial

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177


Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta




Generasi milenial. Pasti udah ga asing lagi sama istilah ini. Yup, mereka adalah yang terlahir di antara 80 an hingga 90 an. Bahkan. Merekalah yang saat ini mengisi hampir 75% dunia kerja. Karakternya sangat berbeda dengan pendahulunya. Mereka lebih praktis, kreatif, kritis dan fasih teknologi.
Terus bagaimana cara mengatur & mengoptimalkan potensi mereka?
Yuk simak tips yang telah konsultan bisnis rangkum berikut ini!
Jadilah mentor, bukan bos
Jangan harap akan dihormati jika sikap Anda seperti bos yang galak, kaku dan cuma bisa perintah tanpa beri solusi. Mereka tidak segan meninggalkan pekerjaan walaupun gajinya selangit. Bagi mereka kenyamanan adalah hal utama. Jika nyaman, maka pekerjaan akan selesai dengan baik bahkan sempurna. Menguntungkan buat Anda juga, bukan?
Tawarkan fleksibilitas waktu
Generasi milenial lebih memilih kerja dengan waktu yang fleksibel, daripada kerja dengan duduk di kantor selama 8 jam tiap harinya. Meski tawaran gaji jika kerja full time di kantor menggiurkan. Bagi mereka, asal semua pekerjaan bisa selesai dengan baik dan tepat waktu, sisa waktunya bisa mereka optimalkan untuk yang lain. Oleh karena itu mulai banyak generasi milenial yang memilih pekerjaan freelance, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.
Beri kesempatan untuk berkembang
generasi milenial cenderung suka tantangan, ga sabaran dan penasaran dengan hal baru. Maka coba berikan tantangan pada mereka untuk menyelesaikan 1 project, sesuatu hal baru yang belum pernah mereka pelajari, dan berilah reward jika berhasil.

Berikan hal yang lebih dari sekedar uang
Generasi milenial tidak lagi terlalu tergiur dengan gaji besar. Bagi mereka lingkungan kerja yang friendly, santai, jam kerja yang fleksibel lebih mereka sukai. Apalagi jika Anda memberi mereka kesempatan untuk mempelajari hal baru, memperluas pergaulan, bepergian ke banyak tempat. Dijamin perusahaan Anda akan menjadi idaman para generasi milenial.
Jelaskan tentang masa depan perusahaan
Generasi milenial ga takut dengan perubahan. Jika ada hal yang membuat mereka ga nyaman, mereka lebih memilih resign. Bayangkan jika yang resign adalah orang-orang yang berpotensi memajukan perusahaan. Sayang banget kan? Nah untuk antisipasi hal tersebut, jelaskan masa depan mereka jika mengabdi di perusahaan. Jika mereka tetap memilih keluar, cari tahu penyebabnya agar Anda segera menemukan solusinya.
Manfaatkan kefasihan teknologi mereka
Ya, kefasihan teknologi kadang menimbulkan masalah baru jika Anda tidak segera mengarahkan mereka kepada hal yang bisa menguntungkan perusahaan. Daripada memutuskan mereka dengan teknologi, lebih baik manfaatkan kefasihan tersebut untuk upgrade perusahaan. Misal arahkan mereka untuk membimbing karyawan yang lebih senior, atau upgrade teknologi pendukung di kantor. Mereka akan dengan senang hati dimintai bantuan apalagi hal tersebut sudah tidak asing dengan kesehariannya.
Jangan lupa, lingkungan kerja harus Anda sesuaikan dengan manusia dan perkembangan zaman. Atmosfir kerja yang kaku akan membuat mereka yang berpotensi memilih lari dari tempat kerja Anda, meski gaji yang Anda tawarkan besar. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya!
source ;  tunaiku

Industri yang konsultan.co layani :

  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Rabu, 15 Mei 2019

Rahasia Sukses Butik Shafira

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177

Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta





Siapa sih yang ga tahu Shafira? Butik busana muslim yang sukses mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan bisnis fashion era digital ini. Menurut Feny Mustafa, owner Butik Shafira, pengaturan keuangan adalah hal yang krusial untuk kelanjutan suatu usaha.

Selain itu ada juga poin penting lain yang perlu diketahui oleh pengusaha baru. Ini dia tipsnya :
Tips pertama, jalani bisnis yang disukai. Dengan memilih bisnis sesuai minat, Anda akan enjoy dan bahagia menjalaninya
Tips kedua, disiplin dalam mengatur keuangan. Terutama pada awal menjalani bisnis, banyak pedagang yang buru buru memakai seluruh keuntungan untuk keperluan pribadi. Ini akan berdampak buruk pada perputaran modal bisnis Anda.
Tips ketiga, bangun tim professional. Saat bisnis sudah berkembang, tentu kita butuh tim yang professional. beri kepercayaan namun tetap pada batasnya, dan jangan segan menegur tim yang melakukan kesalahan.
Tips keempat, update ilmu bisnis Anda agar tidak kalah dengan kompetitor
Tips kelima, mempertahankan kualitas. Ini sangat penting untuk kelangsungan masa depan bisnis Anda.


Source : wolipop

Industri yang konsultan.co layani :
  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Perlunya Brand Strategy bagi Sebuah Perusahaan

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177

Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta






Sering kita lihat iklan yang muncul terus menerus di tv, dengan slogan yang khas dan diulang ulang. itu adalah bagian dari brand strategy.
Tapi sebenarnya brand strategy ga cuma tentang iklan yang ditampilkan berkali-kali, tapi juga tentang menentukan identitas, menentukan target market, meningkatkan kinerja perusahaan dan sebagai penentu arah perusahaan agar tidak keluar dari tujuan utama.

Banyak juga perusahaan rokok, Bank dan telekomunikasi yang mengiklankan produknya tanpa identitas, tanpa menjelaskan trademark dari produk tersebut. sehingga konsumen hanya memakai ketika butuh aja atau karena murah aja, tidak ada ciri khas atau sesuatu yang spesial secara konsisten yang membuat orang tak lagi menjadikan produknya tervaforit.


Industri yang konsultan.co layani :
  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Selasa, 14 Mei 2019

Strategi Super Indo Membangun Koneksi dengan Konsumen

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177

Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta



Mendengar kata Super Indo, pasti sudah tidak asing lagi, bukan? Yap, betul! Super Indo adalah salah satu supermarket di Indonesia. Sejak tahun 1997, hingga Februari tahun 2014, Super Indo sudah memiliki 118 gerai yang sebagian besar tersebar di kota-kota besar terutama di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya. Namun ternyata, Super Indo punya tak-tik untuk menggaet konsumen lama maupun baru, loh.

“Salah satu strategi yang diterapkan Super Indo adalah selalu berupaya untuk lebih dekat dengan konsumen, salah satunya melalui program Super Indo Berkebun. Terlebih, kami juga terus-menerus mengomunikasikan upaya berkelanjutan yang dilakukan perusahaan, antara lain pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Bisa dikatakan, berdasarkan data Nielsen Q1, pertumbuhan Super Indo naik dibanding tahun lalu dan bahkan lebih ba├Čk dibanding ritel lain,” kata Donny, selaku VP of Buying & Indirect Procurement.


“Selain mengajak konsumen untuk menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya dengan memasak dari sayuran yang dipetik dari kebun sendiri. Beberapa hasil kebun yang dikelola oleh Super Indo juga dijual di gerai Super Indo. Memasuki bulan Ramadan ini, kami menyiapkan produk-produk dengan penguatan produk seasonal seperti sirup, biskuit kaleng, dan produk consumer lainnya,” ujar Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, Yuvlinda.

Selain itu Super Indo juga menyiapkan berbagai promosi khusus bagi pelanggan, mulai dari Promo Akbar Ramadan hingga Midnight Sale.



source : swa

Industri yang konsultan.co layani :
  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Belajar dari Kasus Sempati Air




KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177

Konsultan, Manajemen Konsultan Indonesia, Konsultan Bisnis di Sidoarjo, Konsultan Bisnis di Surabaya, Konsultan Bisnis di Malang, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta



Nama Sempati Air sempat melejit didunia penerbangan hingga mendapat banyak pujian dari berbagai kalangan. namun, disisi lain merk ini dinilai over promise tetapi under deliver. Padahal didalam service tidak boleh sekali-kali mengkhianati janji terhadap pelanggan.

Sempati Air pada akhirnya gulung tikar. Kejatuhan perusahaan ini disebabkan oleh banyak faktor, termasuk faktor manajemen.

Menurut Yuliana Agung yang menjabat sebagai CEO Center for Customer Satisfaction & Loyalty ini, boleh saja sebuah merek melakukan over promise, tetapi dia mesti benar - benar bisa over deliver. Jika tidak mampu, maka sebaiknya under promise yang tetap menjadi over deliver. Dan kesalahan fatal dari Sempati Air adalah mereka terlalu over promise tapi under deliver.


Sebelum rontok, maskapai ini banyak melakukan yang mencengangkan dengan memberi value kepada pelanggan. sempati bahkan berani memberi kompensasi denda diri (voucher) pada tiap keterlambatan yang terjadi. Alhasil, Sempati Air langsung melonjak naik. Namun karena itu pula penerbangan mereka banyak terjadi delay, hingga akhirnya perusahaan terlilit hutang mencapai 800 M.

Menurut Yuliana, menjaga konsistensi antara promise dan deliver itu sangat penting namun juga sulit. Akan berbahaya bila keduanya tidak seimbang atau terlalu stabil. Sebab, promise dan deliver diberikan untuk yg pertama kali berupa surprise. Akan tetapi jika sudah terlalu sering dilakukan akan menjadi suatu hal yang standar.

3P (Physical Evidence, Process and People)

Kedudukan service dalam marketing sangat jelas. Physical evidence dan process sangat penting diperlihatkan atau dirasakan sebagai upaya menampilkan experience bagi customer. Sedangkan people (SDM) juga penting karena segala sesuatu yg ingin dideliver membutuhkan SDM.

Contohnya, jika jualan resto, yang pelanggan cari adalah enaknya. Dan biasanya, orang mencari resto karena enak dan murah. indikasi bahwa resto menawarkan dua benefit tadi bisa dilihat dari ramainya pelanggan yang berkunjung.

Tapi alasan tersebut hanyalah outcome. Kedua alasan tadi tidak termasuk dalam aspek tambahan dalam bauran pemasaran. Karena yang sebenarnya dicari adalah kecepatan dalam pelayanan – ini yang merupakan bagian proses.

Juga untuk people, bayangkan jika SDM nya kasar, jutek, tidak sopan. Mau seenak dan semurah apapun yang ditawarkan, orang tidak akan kembali. Begitu juga juka toiletnya kotor,bau, tusuk giginya kotor, dan segala macamnya kotor; maka makanan yang seharusnya enak bakal menjadi tidak enak. semurah apapun, orang tidak akan mau membelinya. Maka itulah pentingnya physical evidence dalam service. Hal itu ditunjukkan dengan kondisi tempat yang bagus, bersih, dan nyaman.

Pemberian layanan juga harus tepat dan sesuai target market. Misalnya, orang ke restaurant tujuannya makan malah diberi refleksi. Hal itu justru berlebihan dan menjadi costly atau memakan biaya yang tinggi. Service tidak perlu sampai segitu, karena bisa memakan biaya bisa menjadi added value yang tidak berguna.

Yuliana juga menyarankan pemasar agar mendefinisikan dahulu tentang service. Hal itu menjadi penting karena yang mendeliver service bukan mesin, melainkan manusia. Semua anggota tim harus memiliki presepsi yang sama karena dalam service yang dibutuhkan adalah konsisten.

Source : marketing-co-id


Industri yang kami layani :
  • Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
  • Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
  •  Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
  •  Start Up : Segala Jenis Industri

Selasa, 07 Mei 2019

Mengapa Perusahaan Sebesar Yahoo Bisa Gagal?



Generasi 90 an pasti kenal yahoo. Email yang dipakai sejuta umat pada saat itu, dan pemicu munculnya banyak website dot com hingga saat ini. Tapi kenapa ketenaran yahoo bisa menguap begitu cepat?
Penyebab utamanya adalah yahoo terlalu fokus pada pelayanan iklan (banner ad) karena memang banyak mendapatkan keuntungan, dan kurang respon terhadap tawaran inovasi.
Penyebab selanjutnya adalah kurangnya ruang inovasi bagi para programmer. Karyawan yahoo yang mayoritas programmer hanya menjalankan tugas dari atasan.
Penyebab ketiga, krisis identitas. Yahoo saat itu memplokamirkan bahwa ia adalah perusahaan media yang berfokus pada iklan, bukan perusahaan software meski pendiri dan mayoritas karyawannya adalah programmer. Karena ia takut diserang microsoft yang saat itu telah membunuh Netscape.
Penyebab keempat adalah karena lebih fokus pada pelayanan iklan, yahoo mengganti karyawan programmer merekrut karyawan lulusan MBA untuk membesarkan perusahaannya.
Penyebab kelima, terlambat membaca situasi pasar. kurangnya jumlah programmer menyebabkan yahoo susah berinovasi. Saat era smartphone mulai digandrungi, google dan iOS menguasai smartphone. Barulah Yahoo memutuskan rekrut programmer besar-besaran. Namun tetap tidak bisa menyaingi produk lain yang sudah banyak penggemarnya. Bahkan keputusan membeli Tumblr tidak berhasil mengangkat Tumblr dan dinilai menularkan kekalahan.

Pelajaran yang bisa kita petik adalah, 
Produk dan perusahaan bisa dibeli. 
Tapi tidak dengan kesuksesan. 
Karena di balik kesuksesan sebuah produk atau perusahaan selalu ada hal-hal yang tak tampak:
 visi, misi, kultur, spirit, manajerial, road map, hingga model bisnis.


Terima kasih, Yahoo. Selamat tinggal.