Jumat, 22 Februari 2019

Strategi Pengelolaan Apotek | Konsultan Bisnis dan Manajemen

KONSULTAN KLINIK


TERBAIK, +62 0813-9864-6177, STRATEGI PENGELOLAAN APOTEK


Konsultan Bisnis dan Manajemen, Konsultan Bisnis Indonesia, Konsultan Bisnis Jakarta Pusat, Konsultan Bisnis Jakarta Timur, Konsultan Bisnis Jakarta Selatan, Konsultan Bisnis Jakarta Utara.


Menurut Wikipedia, invnetarisasi adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang yang ada dikantor, disekolah ataupun digudang. Inventarisasasi sarana dan prasarana adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang suatu instansi kedalam daftar inventaris barang secara tertib dan teratur menurut aturan yang berlaku.

Mengontrol inventaris klinik secara manual adalah kegiatan yang cukup rumit dan melelahkan. Ketelitian untuk mengecek ketersediaan obat dan sekaligus melakukan pendataan secara menyeluruh menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar. Namun terkadang muncul beberapa masalah ketika hanya mengandalkan kemampuan operator klinik.

baca juga : urutan penggunaan perawatan kulit yang tepat

Misalnya kesulitan dalam menjaga stok, obat telah melewati masa kadaluwarsa, atau bahkan kebingungan karena jenis obat yang banyak pun beragam.
Dengan cara yang benar dan dibantu oleh sistem, inventarisasi klinik sebenarnya bisa berjalan lebih efisien. Berikut empat tips untuk mempermudah inventarisasi klinik.

1. Atur secara sistematis
Secara sederhana, mendata secara sistematis menggunakan sistem khusus akan memudahkan dalam hal pengecekan dan penataan ulang inventaris klinik. Terutama ketika operator klinik ingin dengan cepat mengetahui apakah stok obat sedang habis atau masih mencukupi.

Jika sejak awal pengaturan secara sistematis sudah diterapkan, penataan ketika ada perubahan kuantitas stok maupun penambahan jenis inventaris lain menjadi lebih efektif. Tips ini juga bermanfaat untuk memperkirakan kapan stok obat akan habis berdasarkan frekuensi permintaan sehingga waktu tunggu restock bisa lebih singkat.

2. Tidak ada duplikasi barang
Inventarisasi secara manual berpotensi menyebabkan terjadinya duplikasi barang dalam satu daftar. Sebab yang menjadi alat pengawas utama adalah ketelitian manusia. Ketidakakuratan yang terjadi dapat menimbulkan kerancuan. Namun dengan menggunakan sistem yang lebih modern, kemungkinan ini bisa diminimalisir dan lebih terkontrol.

3. Catat sejak awal
Inventarisasi klinik akan berjalan lebih efisien jika dilakukan sejak awal. Artinya setiap kali produk datang, segera lakukan pendataan–jangan menunggu sampai stok menumpuk. Masukkan data restock yang baru datang segera ke dalam sistem. Selain itu, lakukan juga kategorisasi inventaris untuk mempermudah pengelompokan secara manual (dengan pemberian label) sekaligus kategorisasi via sistem.

baca juga : cara melayani pelanggan dengan baik

4. Pengecekan berkala tetap penting
Manual maupun menggunakan sistem, kegiatan pengecekan secara berkala masih harus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa keakuratan inventaris klinik terjamin. Selain itu, pengecekan secara berkala juga berfungsi untuk membuat operator klinik memahami dengan lebih baik tentang salah satu tugas utamanya.

Inventarisasi klinik dengan bantuan sistem dapat menjadikan pekerjaan lebih optimal. Hal ini dilakukan bukan untuk menggantikan pekerjaan operator klinik secara keseluruhan. Namun untuk lebih menjamin bahwa pekerjaan pencatatan inventaris klinik yang kompleks dapat dilakukan secara efisien.

Suatu klinik yang membuat daftar inventaris produk bisa dengan mudah mengambil manfaat berikut :
Menyediakan data dan informasi untuk menentukan kebutuhan dan membuat atau menyusun rencana kebutuhan barang yang ada pada klinik.
Adanya data yang digunakan untuk dijadikan sebagai pedoman atau bahan dalam pengarahan pengadaan barang.
Memberikan data dan informasi mengenai keadaan barang, apakah itu baik, rusak atau hilang sebagai dasar pertimbangan untuk menggantikan barang tersebut.
Memudahkan klinik untuk pengawasan dan pengendalian barang inventaris.
Hal diatas adalah masalah klasik yang banyak dihadapi oleh klinik yang masih belum menyadari pentingnya inventarisasi barang. Untuk itu kami mengajak Anda sebagai pemimpin klinik supaya lebih menyadari betapa pentingnya inventarisasi barang, mengingat begitu bermanfaatnya membuat inventarisasi barang yang rapi dan teratur.

Selain inventarisasi, klinik juga perlu mendisplay barang, biasanya obat obatan, yang tela habis terjual. Sistem display berkaitan erat dengan jenis barang, ukuran, warna, rasa, kemasan, bentuk penataan, dan seterusnya. Yang dimaksud dengan display adalah tata letak barang dengan memperhatikan unsur pengelompokan jenis dan kegunaan barang, kerapihan dan keindahan agar terkesan menarik dan mengarahkan konsumen untuk melihat, mendorong, dan memutuskan untuk membeli.

Tujuan dari sistem display antara lain untuk menciptakan storeimage, mempermudah pembeli mencari barang, menonjolkan jenis dan merek barang, meningkatkan penjualan, dan memperkenalkan barang baru. Agar display barang yang dilakukan dapat mencapai tujuan tersebut, maka dalam mendisplay barang harus memperhatikan syarat - syarat sebagai berikut : rapi, bersih, mudah dicari, mudah dilihat, mudah dijangkau, dan aman.

Berikut merupakan aktivitas persiapan mendisplay produk, antara lain :
bersihkan rak/tempat display dan produk yang akan didisplay,
pastikan setiap produk mempunyai barcode,
dan pastikan produk tersebut layak jual dan layak konsumsi.

baca juga : cara mudah mengelolah bisnis klinik kecantikan

Sedangkan cara untuk mendisplay produk dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut :
full display/sesuai program,
merek produk menghadap ke depan,
artikel tidak tebalik,
pengisian produk dari belakang dengan metode FIFO (first in first out) jika perlu turunkan produk di rak terlebih dahulu,
rata depan-display mulai dari bibir rak,
selalu cek expired date,
dan jaga selalu kerapian display produk.


Industri yang kami layani:

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar