Kamis, 28 Februari 2019

3 Tips Atur Keuangan untuk Pengusaha | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

AHLINYA, +62 813-9864-6177, 3 Tips Atur Keuangan untuk Pengusaha

Konsultan Bahan Bangunan, Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


3 Tips Atur Keuangan untuk Pengusaha - Menjalankan bisnis yang sukses membutuhkan lebih dari sekadar ide yang bagus. Pengusaha juga harus memiliki keterampilan manajemen uang yang baik untuk membuat bisnis mereka sukses.


Tiga tips ini akan membantu pemilik bisnis tentang bagaimana wirausahawan dapat mengelola uang mereka untuk membangun bisnis yang sukses.

1. Pahami hubungan Anda dengan uang


Anda disarankan untuk menganalisis perilaku Anda dan karakteristik untuk memahami apa kekuatan dan kelemahan Anda ketika berhadapan dengan mengelola uang.

Banyak orang kaya tetap kaya dengan berperilaku seperti orang miskin, sementara banyak orang miskin tetap miskin dengan berperilaku seperti orang kaya.

Anda harus menyadari bahwa usaha bisnis adalah seperti manusia lain, dan sebelum Anda dapat membantu orang lain itu berhasil, Anda harus memahami bagaimana memaksimalkan kekuatan Anda sendiri dan mengelola kelemahan Anda terlebih dahulu.


2. Pahami hubungan pasangan Anda dengan uang

Terlepas dari apakah Anda suka mengakuinya, hubungan pribadi Anda dengan pasangan Anda atau orang lain yang signifikan memiliki dampak besar pada keberhasilan atau kegagalan keuangan pribadi Anda. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa uang adalah salah satu penyebab terbesar konflik dalam pernikahan dan hubungan serupa.


3. Selalu bayar diri Anda terlebih dahulu

Anda telah bekerja keras, jadi Anda harus belajar untuk menghargai diri sendiri. Lakukanlah apa yang bisa membuat Anda bahagia. Anda berhak mendapatkan itu semua atas jerih payah yang Anda lakukan selama ini. Tetapi, Anda tetap harus menyimpan sebagian uang yang didapatkan untuk ditabung.

Namun, hambatan terbesar Anda untuk mempertahankan keseimbangan tabungan yang sehat adalah diri Anda sendiri. Anda harus disiplin, belajar memprioritaskan, menunda kepuasan diri sendiri, dan yang paling penting, pisahkan keinginan dari kebutuhan Anda untuk membiarkan tabungan ada ketika Anda benar-benar membutuhkannya.

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Jumat, 22 Februari 2019

Strategi Pengelolaan Apotek | Konsultan Bisnis dan Manajemen

KONSULTAN KLINIK


TERBAIK, +62 0813-9864-6177, STRATEGI PENGELOLAAN APOTEK


Konsultan Bisnis dan Manajemen, Konsultan Bisnis Indonesia, Konsultan Bisnis Jakarta Pusat, Konsultan Bisnis Jakarta Timur, Konsultan Bisnis Jakarta Selatan, Konsultan Bisnis Jakarta Utara.


Menurut Wikipedia, invnetarisasi adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang yang ada dikantor, disekolah ataupun digudang. Inventarisasasi sarana dan prasarana adalah pencatatan atau pendaftaran barang-barang suatu instansi kedalam daftar inventaris barang secara tertib dan teratur menurut aturan yang berlaku.

Mengontrol inventaris klinik secara manual adalah kegiatan yang cukup rumit dan melelahkan. Ketelitian untuk mengecek ketersediaan obat dan sekaligus melakukan pendataan secara menyeluruh menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar. Namun terkadang muncul beberapa masalah ketika hanya mengandalkan kemampuan operator klinik.

baca juga : urutan penggunaan perawatan kulit yang tepat

Misalnya kesulitan dalam menjaga stok, obat telah melewati masa kadaluwarsa, atau bahkan kebingungan karena jenis obat yang banyak pun beragam.
Dengan cara yang benar dan dibantu oleh sistem, inventarisasi klinik sebenarnya bisa berjalan lebih efisien. Berikut empat tips untuk mempermudah inventarisasi klinik.

1. Atur secara sistematis
Secara sederhana, mendata secara sistematis menggunakan sistem khusus akan memudahkan dalam hal pengecekan dan penataan ulang inventaris klinik. Terutama ketika operator klinik ingin dengan cepat mengetahui apakah stok obat sedang habis atau masih mencukupi.

Jika sejak awal pengaturan secara sistematis sudah diterapkan, penataan ketika ada perubahan kuantitas stok maupun penambahan jenis inventaris lain menjadi lebih efektif. Tips ini juga bermanfaat untuk memperkirakan kapan stok obat akan habis berdasarkan frekuensi permintaan sehingga waktu tunggu restock bisa lebih singkat.

2. Tidak ada duplikasi barang
Inventarisasi secara manual berpotensi menyebabkan terjadinya duplikasi barang dalam satu daftar. Sebab yang menjadi alat pengawas utama adalah ketelitian manusia. Ketidakakuratan yang terjadi dapat menimbulkan kerancuan. Namun dengan menggunakan sistem yang lebih modern, kemungkinan ini bisa diminimalisir dan lebih terkontrol.

3. Catat sejak awal
Inventarisasi klinik akan berjalan lebih efisien jika dilakukan sejak awal. Artinya setiap kali produk datang, segera lakukan pendataan–jangan menunggu sampai stok menumpuk. Masukkan data restock yang baru datang segera ke dalam sistem. Selain itu, lakukan juga kategorisasi inventaris untuk mempermudah pengelompokan secara manual (dengan pemberian label) sekaligus kategorisasi via sistem.

baca juga : cara melayani pelanggan dengan baik

4. Pengecekan berkala tetap penting
Manual maupun menggunakan sistem, kegiatan pengecekan secara berkala masih harus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa keakuratan inventaris klinik terjamin. Selain itu, pengecekan secara berkala juga berfungsi untuk membuat operator klinik memahami dengan lebih baik tentang salah satu tugas utamanya.

Inventarisasi klinik dengan bantuan sistem dapat menjadikan pekerjaan lebih optimal. Hal ini dilakukan bukan untuk menggantikan pekerjaan operator klinik secara keseluruhan. Namun untuk lebih menjamin bahwa pekerjaan pencatatan inventaris klinik yang kompleks dapat dilakukan secara efisien.

Suatu klinik yang membuat daftar inventaris produk bisa dengan mudah mengambil manfaat berikut :
Menyediakan data dan informasi untuk menentukan kebutuhan dan membuat atau menyusun rencana kebutuhan barang yang ada pada klinik.
Adanya data yang digunakan untuk dijadikan sebagai pedoman atau bahan dalam pengarahan pengadaan barang.
Memberikan data dan informasi mengenai keadaan barang, apakah itu baik, rusak atau hilang sebagai dasar pertimbangan untuk menggantikan barang tersebut.
Memudahkan klinik untuk pengawasan dan pengendalian barang inventaris.
Hal diatas adalah masalah klasik yang banyak dihadapi oleh klinik yang masih belum menyadari pentingnya inventarisasi barang. Untuk itu kami mengajak Anda sebagai pemimpin klinik supaya lebih menyadari betapa pentingnya inventarisasi barang, mengingat begitu bermanfaatnya membuat inventarisasi barang yang rapi dan teratur.

Selain inventarisasi, klinik juga perlu mendisplay barang, biasanya obat obatan, yang tela habis terjual. Sistem display berkaitan erat dengan jenis barang, ukuran, warna, rasa, kemasan, bentuk penataan, dan seterusnya. Yang dimaksud dengan display adalah tata letak barang dengan memperhatikan unsur pengelompokan jenis dan kegunaan barang, kerapihan dan keindahan agar terkesan menarik dan mengarahkan konsumen untuk melihat, mendorong, dan memutuskan untuk membeli.

Tujuan dari sistem display antara lain untuk menciptakan storeimage, mempermudah pembeli mencari barang, menonjolkan jenis dan merek barang, meningkatkan penjualan, dan memperkenalkan barang baru. Agar display barang yang dilakukan dapat mencapai tujuan tersebut, maka dalam mendisplay barang harus memperhatikan syarat - syarat sebagai berikut : rapi, bersih, mudah dicari, mudah dilihat, mudah dijangkau, dan aman.

Berikut merupakan aktivitas persiapan mendisplay produk, antara lain :
bersihkan rak/tempat display dan produk yang akan didisplay,
pastikan setiap produk mempunyai barcode,
dan pastikan produk tersebut layak jual dan layak konsumsi.

baca juga : cara mudah mengelolah bisnis klinik kecantikan

Sedangkan cara untuk mendisplay produk dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut :
full display/sesuai program,
merek produk menghadap ke depan,
artikel tidak tebalik,
pengisian produk dari belakang dengan metode FIFO (first in first out) jika perlu turunkan produk di rak terlebih dahulu,
rata depan-display mulai dari bibir rak,
selalu cek expired date,
dan jaga selalu kerapian display produk.


Industri yang kami layani:

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Aset Adalah Sumber Ekonomi atau Kekayaan, Jangan Sampai Tertukar dengan Modal | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

PAKAR, +62 813-9864-6177, Pengertian Aset

Konsultan Bahan Bangunan, Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


Pengertian Aset - Sering mendengar kata aset tapi tidak tahu artinya? Sebagian orang keliru mengartikan asset sebagai modal. Padahal, dua kata tersebut memiliki arti yang berbeda. Pasalnya, aset bisa menjadi modal, sedangkan modal nggak bisa jadi aset.



Dalam ilmu akuntansi, aset sama dengan hutang ditambah modal. Dari persamaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa aset adalah semua sumber ekonomi atau kekayaan yang dimiliki oleh suatu entitas, baik itu perorangan atau negara, yang bisa diukur secara jelas menggunakan satuan mata uang serta diharapkan dapat memberikan manfaat usaha di masa depan.

Sumber ekonomi atau kekayaan tersebut adalah semua sumber daya yang dimiliki, baik itu dalam bentuk benda ataupun hak kuasa yang diperoleh di masa lalu dan dimaksudkan agar memberikan manfaat di kemudian hari. Sebagai tambahan informasi, aset dapat disebut juga dengan aktiva.


Ada beberapa cara yang umum dilakukan untuk mendapatkan aset atau aktiva, misalnya dengan cara membeli, membangun sendiri, atau dengan pertukaran aset.

Nah, agar memahami lebih dalam terkait aset, Liputan6.com, Kamis (17/1/2019) menyajikan beberapa pengertian aset yang dipaparkan oleh para ahli, yang dirangkum dari berbagai sumber.

Pengertian Aset Menurut Para Ahli

1. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
Menurut IAI, pengertian aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari kejadian yang terjadi pada masa lalu dan mendatangkan manfaat ekonomis di masa depan bagi perusahaan.

2. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Menurut PSAK No. 16 revisi tahun 2011, pengertian aset adalah semua kekayaan yang dimiliki oleh seseorang atau perusahaan, baik berwujud maupun tidak berwujud yang berharga atau bernilai yang akan mendatangkan manfaat bagi seseorang atau perusahaan tersebut.

3. International Accounting Standards Committe (IASC)
Menurut IASC, pengertian aset adalah suatu sumber daya yang dikendalikan oleh perusahaan sebagai hasil kejadian masa lalu dimana diharapkan perusahaan akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan.

4. International Financial Reporting Standards (IFRS)
Menurut IFRS definisi aset adalah suatu sumber yang dikendalikan oleh entitas sebagai akibat dari peristiwa masa lalu (misalnya menciptakan sendiri atau membeli) dan dari manfaat ekonomis masa depan (arus kas masuk dan aset lain) yang diharapkan.

5. Financial Accounting Standards Board (FASB)
Menurut FASB, pengertian aset dalam kerangka konseptualnya (SFAC No. 6, prg. 25) adalah sebagai manfaat ekonomik masa depan yang cukup pasti yang diperoleh atau dikuasai atau dikendalikan oleh suatu entitas sebagai akibat transaksi atau kejadian masa lalu.

Nah, itulah pengertian aset berdasarkan pendapat ahli. Selanjutnya, aset juga digolongkan dalam beberapa kategori mengingat tidak semua aset memiliki manfaat yang sama. Berikut rangkuman jenis-jenis aset, agar tidak tertukar.


Jenis-Jenis Aset

1. Aset Lancar (Current Asset)
Pengertian aset lancar adalah aset yang diharapkan dapat terealisasi dan memberikan manfaat dalam jangka pendek, yaitu sekitar satu tahun. Aset lancar ini berupa investasi jangka pendek, uang tunai, piutang dagang, wesel tagih, inventories (persediaan), pendapatan yg masih akan diterima, beban dibayar di muka.

2. Aset Tetap (Fixed Asset)
Pengertian aset tetap adalah aset yang memiliki wujud dan siap untuk digunakan/difungsikan dalam operasional perusahaan.

Aset tetap tidak dimaksudkan untuk dijual, dan memiliki manfaat yang lebih dari satu tahun. Beberapa aset tetap meliputi bangunan, tanah, peralatan kantor, mesin, kendaraan, investasi jangka panjang.
3. Aset Tak Berwujud (Intangible Asset)
Jenis lain dari aset adalah aset tak berwujud. Aset tidak berwujud adalah aset tetap yang tidak memiliki wujud dan memiliki manfaat dengan memberikan hak ekonomi dan hukum kepada pemiliknya.

Beberapa aset tidak berwujud ini diantaranya hak paten, hak guna bangunan, hak sewa atau hak kontrak, hak cipta, franchise, merk dagang, waralaba, goodwill.

4. Aset Lain
Aset lain ini adalah gambaran berbagai pos yang tidak dapat secara layak digolongkan ke dalam aset lancar, aset tetap, dan aset tidak berwujud.



Penggunaan Aset

Ketika membaca neraca, manajemen perusahaan harus mencermati nilai aset dengan rinci karena hal ini menjadi dasar dalam mengukur prestasi keuangan perusahaan.

Ukuran prestasi keuangan ini nantinya akan menjadi dasar keputusan manajemen apakah akan mempertahankan atau meningkatkan aset.

1. Efisiensi Pemakaian Aset
Rasio penjualan atau total aset adalah salah satu ukuran dalam menilai aset. Asumsinya, penggunaan aset dianggap efisien jika perusahaan dapat mewujudkan penjualan yang semakin besar.

Angka penjualan tersebut dilihat dari laporan laba-rugi perusahaan, sedangkan angka total aset dilihat dari neraca. Ini dapat dilihat dari rasio tahun terakhir dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.

2. Optimalisasi Keuntungan
Angka laba harta atau laba investasi juga bisa menjadi ukuran dalam menilai keuntungan atau profitabilitas. Angka ini berasal dari perbandingan angka keuntungan (dari laporan laba-rugi) dan total harta atau total aset, dimana nilainya sama dengan total investasi.

Dengan asumsi manajemen merupakan pihak yang bertanggungjawab atas pemanfaatan dan pemeliharaan seluruh harta yang dipakai perusahaan, maka manajemen bertanggungjawab dalam upaya peningkatan keuntungan yang dihasilkan dari total harta.

Kata Bill Gates, tanah adalah aset penting.Orang-orang Indonesia sering berinvestasi dengan membeli rumah dan tanah, keputusan itu ternyata sejalan dengan pemikiran orang terkaya nomor dua di dunia, Bill Gates.

Dia secara tak langsung setuju dengan langkah tersebut. Menurut Bill Gates, tanah adalah aset paling penting di dunia. Dia menambahkan, tanah akan selalu menjadi kepentingan yang besar, terutama karena populasi global hampir 10 miliar jiwa.

Dilansir dari merdeka.com, Kamis (17/1/2019) hal ini disampaikan Bill Gates ketika menulis review salah satu buku favoritnya tahun 2018 lalu, yaitu 21 Lessons for the 21st Century (21 Pelajaran untuk Abad ke-21) karangan Yuval Noah Harari. Gates menampik argumen sang penulis yang menyebut bahwa data adalah aset terpenting.

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Kamis, 21 Februari 2019

Suntik Filler Aman Tapi Patut Waspada Kepanasan | Konsultan Bisnis dan Manajemen

KONSULTAN KLINIK

PAKAR, +62 813-9864-6177, SUNTIK FILLER AMAN TAPI PATUT WASPADA KEPANASAN

Konsultan Klinik Jakarta Timur, Konsultan Klinik di Jakarta Timur, Konsultan Klinik Ciracas, Konsultan Klinik di Ciracas, Konsultan Klinik Pulo Gadung, Konsultan Klinik di Pulo Gadung, Konsultan Klinik Matraman, Konsultan Klinik di Matraman.


Di antara beberapa pilihan tindakan bedah dan non-bedah kecantikan, suntik filler menempati urutan pertama. Baik itu untuk membuat wajah tampak lebih muda, memancungkan hidung atau lainnya. Dengan bahan utamanya asam hialuronat atau hyaluronic acid (HA), filler dianggap paling aman.


Namun, dokter bedah plastik menganjurkan agar mewaspadai aktivitas berolahraga dan sauna berlebihan. Karena, dengan begitu penyerapan terhadap filler akan lebih cepat dan durasi tahannya menjadi lebih pendek.

Danu mengatakan filler aman karena bahannya asam hialuronat yang ini sebenarnya ada di dalam tubuh. HA dan kolagen bersama-sama memberi struktur pada kulit.

baca juga : urutan penggunaan perawat kulit dengan aman

Filler dengan zat HA ini bisa bertahan sementara antara 1-2 tahun. Hal ini, kata Danu, karena filler mengikuti waktu proses penyembuhan luka di kulit.

Jika ada filler yang dapat bertahan lebih dari itu, maka sepatutnya pasien curiga. Pengulangan terapi dapat dilakukan 6 bulan setelah terapi pertama. Tak ada kata maksimal dalam penyuntikan filler.

Patut diketahui bahwa suntik filler itu bukan berarti suntik sebanyak-banyaknya, kita itu sculpting orang, tentu dihubungkan dengan art. Misal memancungkan hidung, tapi nggak cocok dengan dagu dan bibir, tentu aneh.

baca juga : tips aman terbebas dari jerat kosmetik palsu

Danu menegaskan tak ada efek samping dari filler, jika terapi dilakukan oleh dokter yang ahli atau certified. Ini menjadi penting mengingat risiko zat filler masuk ke pembuluh darah atau kerusakan kulit bisa saja terjadi.
Selain itu, kata dia, sebenarnya tak ada pantangan yang wajib dijalankan mereka yang melakukan filler. Namun, ia mengatakan banyak olahraga dan sauna akan mempercepat penyerapan zat filler ke dalam tubuh.

baca juga : menekan angka peredaran kosmetik ilegal melalui milenial


Sumber : CNN Indonesia

Industri yang kami layani :


>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

4 Strategi Memilih Influencer Untuk Bisnis Anda | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

TERDEPAN, +62 813-9864-6177, 4 Strategi Memilih Influencer

Konsultan Bahan Bangunan, Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


4 Strategi Memilih Influencer - Influencer bisa menjadi juru bicara yang efektif untuk bisnis Anda. Selain itu, menggunakan influencer juga menjadi salah satu cara untuk menarik audiens dan meningkatkan brand awareness.


Kampanye yang produktif dan menguntungan bisa tercapai jika pebisnis menerapkan teknik-teknik strategis dalam menggunakan influencer sebagai pendorong perkembangan bisnis.

Dilansir dari Entrepreneur.com, empat strategi ini bisa membantu Anda mengembangkan bisnis lewat social influencer:

1. Jelaskan hasil

Jelaskan secara spesifik hasil yang ingin Anda capai. Apabila memungkinkan, jelaskan lewat angka-angka, misalnya jumlah klien baru yang ingin Anda capai, persentanse peningkatan penjualan, jumlah pengikut media sosial yang ingin Anda dapatkan.

Gunakan influencer marketing platform untuk mencari orang-orang yang memiliki pengikut banyak di media sosial dan pantau hasilnya. Jalin komunikasi yang jelas dengan influencer Anda. Selain itu, Anda juga bisa meminta hasil yang dicapai oleh influencer tersebut pada kampanye yang dilakukan sebelumnya.

baca juga : 9 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Berbisnis 

2. Integritas

Integritas sangat penting dalam menggunakan influencer untuk mempromosikan bisnis Anda. Konsumen Anda akan bisa mengetahui jika influencer dibayar untuk meng-endorse bisnis.

Influencer harus dengan jelas menyatakan dalam unggahannya, ia meng-endorse brand Anda. Idealnya, influencer seharusnya menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Anda bisa menawarkan influencer untuk benar-benar menggunakan brand Anda dengan memberikan uji coba kepada mereka, atau mengadakan kegiatan yang dihadiri oleh para influencer.

Selain itu, tanyakan juga pada influencer yang ingin Anda rekrut bagaimana mereka membangun pengikut di media sosial. Pilihlah influencer dengan pengikut yang asli alih-alih bayaran, karena mereka cenderung memiliki pengikut setia yang kemungkinan akan membeli produk dan jasa yang mereka gunakan.

baca juga : Cara Memupuk Modal Buka Usaha setelah Mundur dari Pekerjaan 

3. Berpikir Strategis

Berpikir strategis dalam memilih influencer. Pilih influencer yang sejalan dengan brand Anda. Memiliki strategi artinya Anda memiliki visi dan rencana yang jelas dalam mengeksekusi visi tersebut. Pertimbangkan brand alignment, konflik kepentingan, pengembangan konten, dan content ownership.

Misalnya, apakah citra influencer tersebut sesuai dengan citra brand yang ingin Anda bangun? Brand apa yang saat ini tengah diendorse oleh influencer yang akan Anda pilih?

Platform media sosial apa saja yang akan digunakan oleh influencer untuk mempromosikan brand Anda? Siapa yang akan memiliki hak atas konten yang diunggahnya?Pertanyaan-pertanyaan ini harus Anda pertimbangkan sebelum memilih digital influencer.

baca juga : Aset Adalah Sumber Ekonomi atau Kekayaan, Jangan Sampai Tertukar dengan Modal 

4. Bukan sekadar jumlah pengikut

Jangan fokus hanya pada jumlah pengikut yang banyak. Anda tentu menginginkan level keterlibatan (engagement) yang tinggi bagi produk atau jasa yang Anda tawarkan. Perhatikan tingkat interaksi influencer yang akan Anda pilih dengan pengikut mereka.

Dalam hal ini, micro influencer bisa menjadi opsi yang baik untuk bisnis-bisnis kecil karena mereka biasanya memiliki audiens yang lebih kecil dan pengikut yang lebih aktif.

Opsi lain adalah dengan mendiversifikasi tipe-tipe influencer yang anda gunakan berdasarkan tipe pengikut dan tipe platform yang digunakan untuk berinteraksi dengan audiens.

Saat ini, influencer bisa menjadi upaya yang efektif dan lebih interaktif dalam mengiklankan sebuah brand dan menarik audiens. Menggunakan teknik-teknik di atas dapat membuat kampanye Anda lebih membuahkan hasil dan mendapat keuntungan.

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Rabu, 20 Februari 2019

Tips Memilih Dokter Gigi | Konsultan Bisnis dan Manajemen

KONSULTAN KLINIK


TERPERCAYA,  +62 0813-9864-6177, TIPS MEMILIH DOKTER GIGI


Konsultan Bisnis dan Manajemen, Konsultan Bisnis Jakarta Pusat, Konsultan Bisnis Jakarta Selatan, Konsultan Bisnis Jakarta Timur, Konsultan Bisnis Jakarta Barat, Konsultan Bisnis Jakarta Utara.


Memilih Dokter Gigi Sesuai Kebutuhan Anda
Perawatan gigi yang berkualitas tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri tetapi juga mencegah dan meminimalkan rasa ketidaknyamanan gigi pada jangka panjang. Oleh karena itu, memilih dokter gigi pribadi yang kita percayai adalah hal penting. Bagaimana cara memilih doktergigi yang tepat? Berikut kiat-kiat memilih dokter gigi yang tepat untuk Anda.


Sesuai Kebutuhan
Sebagian besar dokter gigi umum menyediakan jasa perawatan yang luas cakupannya, tetapi tidak mendalam. Jika Anda ingin dirawat dengan tenaga spesialis tetapi kurang paham bidang spesialisasi yang mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda, Anda dapat mengunjungi dokter gigi umum dulu. Dokter gigi umum akan menjelaskan dan merujukkan Anda ke tenaga spesialis yang tepat.

baca juga : hal yang harus diperhatikan sebelum pasang kawat gigi

Perawatan Detail Dan Menyeluruh
Dokter gigi yang baik harus memperhatikan dengan detail mengenai kondisi yang dialami pasiennya. Pemeriksaan menyeluruh ditambah rontgen diperlukan untuk menegakkan diagnosis sebelum membuat rencana perawatan tiap pasien secara individual.


Pemeriksaan Klinis dan Tindak Lanjutnya
Pemeriksaan klinis meliputi inspeksi seluruh gigi, gusi, lidah, bibir, pipi bagian dalam, kulit di sekitar wajah dan leher. Dokter gigi kemudian akan menjelaskan hasil pemeriksaannya dan menyarankan rencana perawatan jika ada masalah yang ditemukan.

baca juga : cara mudah mengelola klinik kecantikan

Kualitas Perawatan
Kualitas perawatan dapat ditunjukkan dari lamanya hasil perawatan dapat bertahan. Misalnya suatu tambalan yang mudah lepas atau timbul lubang baru di sekitar tambalan dalam beberapa waktu akan menunjukkan buruknya kualitas perawatan seorang dokter gigi.
Namun, harus diperhatikan juga bahwa lamanya hasil perawatan dapat bertahan tidak hanya dipengaruhi oleh dokter gigi tetapi juga memerlukan kerja sama pasien untuk mengikuti aturan pemeliharaan di rumah seperti yang disarankan dokter.


Tidak Harus Mahal
Kualitas perawatan yang baik tidak selalu harus mahal. Besar kecilnya biaya perawatan gigi sangat bervariasi tergantung dokter gigi yang Anda pilih. Yang penting adalah Andayakin perawatan tersebut memang Anda perlukan dan kualitas dokter gigi kita memang baik.  Pastikan Anda telah mengerti dan menyetujui rencana perawatan yang disarankan oleh dokter gigi sebelum membuat perjanjian untuk melakukan perawatan tersebut.

Sebagian besar dokter gigi tidak akan menyebutkan besar biaya yang perlu dibayar. Namun Anda tidak perlu malu untuk menanyakan biaya yang Anda perlukan untuk perawatan dan adanya kemungkinan biaya tambahan di tengah perawatan. Hal ini perlu diantisipasi dari awal supaya Anda tidak mengeluarkan biaya lebih dari perkiraan.


Rekomendasi Orang Lain
Tanyakan teman atau kenalan Anda, dokter gigi mana yang mereka rekomendasikan. Biasanya, ini adalah salah satu cara terbaik untuk menentukan dokter gigi mana yang akan Anda kunjungi sebelum Anda benar-benar memastikan akan menjalani perawatan olehnya. Namun pada akhirnya, pendapat Anda sendiri yang menentukan.


Lokasi dan Jam Kerja
Pilihlah dokter gigi yang dekat rumah atau tempat kerja Anda agar lebih mudah untuk menjadwalkan kunjungan dan datang tepat waktu. Pastikan juga jam kerja klinik dokter gigi buka pada saat jadwal kunjungan Anda.


Biaya Dokter Gigi
Bagi Anda yang memiliki asuransi kesehatan, pastikan apakah dokter gigi tersebut menerima asuransi atau tidak. Pastikan juga sistem pembayaran dokter gigi tersebut, apakah menawarkan pilihan pembayaran menggunakan kartu kredit atau debit karena jika tidak, maka Anda perlu menyiapkan uang tunai dari rumah.


Faktor Kenyamanan
Kenyamanan adalah salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih dokter gigi. Saat merasa nyaman dengan dokter gigi tersebut, Anda akan lebih mudah mengajukan berbagai pertanyaan atau menjelaskan gejala sakit gigi yang dialami. Pastikan bahwa dokter gigi tersebut mendengar dan memahami dengan baik masalah gigi Anda.

baca juga : urutan penggunaan produk perawatan kulit yang tepat

Perawatan Darurat
Memilih dokter gigi yang dapat melakukan perawatan dalam keadaan darurat merupakan salah satu pilihan yang bagus. Pilihlah dokter gigi yang dapat melakukan perawatan baik selama jam kantor, malam hari atau akhir pekan ketika dalam keadaan darurat dan mudah dihubungi melalui telpon.


Kualifikasi Profesional
Klinik dokter gigi tersebut harus dapat memberitahu Anda tentang kualifikasi profesional dokter yang praktik disana. Jika mendapatkan jawaban yang kurang nyaman terhadap pertanyaan Anda, pertimbangkan untuk memilih dokter gigi yang lain.

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Cara Memupuk Modal Buka Usaha setelah Mundur dari Pekerjaan | Konsultan Bisnis Dan Manajemen


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

TANGGUH, +62 813-9864-6177, Cara Memupuk Modal Buka Usaha setelah Mundur dari Pekerjaan

Konsultan Bahan Bangunan, Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


Cara Memupuk Modal Buka Usaha setelah Mundur dari Pekerjaan - Tak semua orang memiliki minat pribadi untuk bekerja di bawah naungan perusahaan sepanjang hidupnya. Ada kalanya, pegawai jenuh dengan pekerjaan, atau mungkin mulai tak satu visi dengan perusahaan tempatnya bekerja.
 
Menurut Total Remuneration Survey (TRS) 2019 yang disusun firma konsultasi Sumber Daya Manusia (SDM) Mercer Indonesia, gaji dan jenjang karier adalah dua alasan pegawai untuk berhenti bekerja dari perusahaannya.

Sesuai survei yang dilakukan terhadap 545 perusahaan di Indonesia, 53 persen responden mengisi jenjang karier yang tak jelas sebagai alasan utama pekerja mundur dari perusahannya di dalam kuesionernya. Sementara itu, di dalam kuesioner surveinya, 51 persen perusahaan mengisi gaji yang tak kompetitif sebagai alasan utama pegawainya tak betah bekerja.

Sebagian besar pegawai mencari pekerjaan lain yang bisa memenuhi dua faktor tersebut. Tetapi banting setir membuka usaha sendiri bisa menjadi pilihan yang tak kalah cemerlang. Terlebih, jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit.


Hal itu dibuktikan dari data Kementerian Perindustrian 2017 yang menunjukkan, jumlah pengusaha di Indonesia masih 3,1 persen dari total populasi Indonesia. Angka ini lebih kecil dari Singapura sebesar 7 persen, Jepang sebesar 11 persen, dan China sebesar 10 persen.

Untuk merealisasikan impian menjadi pengusaha, para pekerja perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengundurkan diri dari tempat kerja, dan mengubah haluan menjadi wirausaha.

Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad mengatakan modal sudah barang tentu menjadi kebutuhan paling utama dalam memulai usaha. Terdapat dua hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan modal, yakni jenis usaha dan skala usaha. Ada kebutuhan modal awal yang sedikit, ada juga usaha yang butih modal sebukit.

Modal usaha, lanjut dia, sudah harus dipupuk sebelum pegawai memutuskan keluar dari pekerjaannya. Apalagi, tabungan dianggap sebagai modal yang memiliki risiko paling aman untuk memulai usaha. Sebab, pegawai tidak memiliki beban apapun jika usaha yang dikelolanya rugi di kemudian hari.

Sebaliknya, pinjaman dana akan membawa risiko yang cukup besar. Apalagi jika usaha yang digelutinya mengalami kerugian. Perbankan tetap tak mau tahu, cicilan bunga dan pokok pinjaman tetap harus dikembalikan setiap periode.
 

"Namanya memulai usaha, kita tidak tahu untung atau tidak kedepannya. Kalau pakai modal sendiri tentu kita akan merasa aman karena uang sendiri. Bayangkan kalau kita utang. Kalau kita tidak bisa mengelolanya dengan baik, tentu itu akan jadi beban," jelas dia.

Oleh karena itu, pegawai perlu mau menyisihkan sebagian penghasilannya per bulan untuk tabungan modal usaha. Namun, mengumpulkan tabungan untuk modal terbilang susah-susah gampang. Kadang kala, ada beberapa kondisi di ketika penghasilan per bulan mengalir ke keperluan lain.

Untuk itu, Tejasari menyarankan pekerja untuk tidak memaksakan menabung modal usaha di luar kemampuannya. Hanya saja, tabungan untuk modal usaha harus dilakukan secara konsisten. Jangan sampai, pegawai menabung modal dengan jumlah yang banyak pada bulan ini, namun kemudian tidak memutuskan untuk menabung selama dua hingga tiga bulan berikutnya.

"Memang mengumpulkan niat untuk menabung modal ini perlu niat. Jadi yang paling penting adalah jangan terlalu ngoyo. Misalnya, jangan memaksakan menabung modal usaha Rp5 juta per bulan kalau memang setiap bulan tak bisa menabung sebanyak itu. Jadi selama masih bekerja, simpan saja uang yang sedianya masih bisa ditabung untuk modal usaha," jelas Tejasari.

Agar risiko modal lebih rendah lagi, Tejasari bilang bahwa pegawai bisa saja merintis usahanya selagi masih bekerja. Modal awal bisa saja seadanya. Namun, karena pegawai masih memiliki penghasilan per bulan, pengembangan usaha bisa dilakukan secara berkala sembari dirinya mengabdikan diri untuk perusahaan.

Ketika sang pegawai merasa usahanya sudah cukup menguntungkan, baru dia boleh mengundurkan diri dari perusahaannya. Sehingga, ada baiknya memulai usaha dilakukan secara menyicil. Jangan terlalu memasang target yang muluk-muluk.

"Mulai saja dari modal seadanya. Nanti usaha tentu bisa berkembang selagi kita bekerja. Yang terpenting, kita bisa membagi prioritas saja, ada kalanya bekerja dan membangun usaha," imbuh dia.

Setali tiga uang, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho juga menyebut bahwa tabungan adalah modal usaha dengan risiko paling rendah. Namun menurut dia, ada pakem utama yang harus dipenuhi. Setidaknya, pegawai harus mengumpulkan dana hingga 36 kali gaji bulanan terlebih dulu sebelum memutuskan resign dan memulai usaha.
 

Menurut dia, dana sebanyak 36 kali gaji bulanan itu merupakan angka yang paling ideal. Dana sebanyak itu bisa digunakan untuk memulai usaha sekaligus bertahan hidup dalam kondisi tak punya pekerjaan setidaknya dalam jangka waktu satu tahun. Hanya saja, menabung hingga berjumlah 36 kali gaji ini tentu membutuhkan upaya yang luar biasa.

"Jadi sebenarnya, ada cara lain, yakni sambil menabung kita mulai jalankan pelan-pelan usaha kita. Once bisnis kita sudah mulai settle dan memberikan hasil yang diinginkan, baru resign. Ingat, semuanya tak ada yang instan. Semuanya butuh waktu," kata Andi.

Jika memang masyarakat butuh tambahan modal, sebetulnya tidak ada salahnya untuk mencari pinjaman. Namun, jangan pernah jadikan bank atau lembaga pembiayaan lain sebagai sumber utama pinjaman.

Pada awalnya, pegawai bisa meminjam lebih dulu ke keluarga atau kerabat dekat. Sebab, jika nanti usaha yang dirintis sang pegawai gagal, tentu keluarganya tak akan sampai mengambil tindakan hukum jika utangnya tak dikembalikan.

"Paling kalau kita tidak bisa mengembalikan pinjaman keluarga, paling hanya kena omel saja. Kalau terlambat mengembalikan uang, kita juga bisa ngeles. Jadi ini sebenarnya risikonya rendah, makanya jangan pernah ke perbankan dulu. Apalagi kalau sampai ekstremnya meminjam ke perusahaan teknologi finansial, soalnya bunganya tinggi," tuturnya.

Namun, ada kalanya masyarakat merasa modalnya masih tidak cukup untuk memulai usaha. Modal tabungan dan pinjaman keluarga sudah terkuras habis. Tetapi, Andi menyarankan masyarakat jangan putus asa dulu.

Sebab, masyarakat masih bisa melakukan kemitraan dengan teman dekat di dalam memulai usaha. Namun sebelum itu, pastikan masing-masing pihak mengerti bagian setoran modalnya dan pembagian risiko keuangannya. Jangan sampai, tali persahabatan terputus gara-gara perihal bisnis.

"Namun yang penting, jangan sampai seluruh tabungan modal kita habis untuk berusaha. Pastikan ada beberapa bagian yang disisihkan setidaknya untuk bertahan hidup," pungkas dia.

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.