Kamis, 31 Januari 2019

Waspada Kandungan Berbahaya Produk Skincare | Konsultan Bisnis dan Manajemen

KONSULTAN KLINIK

PAKAR, +62 813-9864-6177, WASPADA KANDUNGAN BERBAHAYA PRODUK SKINCARE

Konsultan Klinik Jakarta Pusat, Konsultan Klinik di Jakarta Pusat, Konsultan Klinik Jakarta Barat, Konsultan Klinik di Jakarta Barat, Konsultan Klinik Jakarta Timur.


Waspada Kandungan Berbahaya Produk Skincare - Memilih produk kosmetik dan produk perawatan wajah atau skincare tak bisa sembarangan. Sejumlah produk makeup dan skincare mengandung bahan berbahaya dan tak aman bagi kulit.

baca juga : sebelum membali produk kecantikan perhatikan hal ini

Ahli kulit dan kelamin, dr Sari Chairunnisa mengatakan, ada beberapa bahan dalam makeup dan skincare yang seharusnya tidak digunakan secara bebas.

"Ada beberapa bahan kosmetik yang seharusnya berdasarkan resep dokter, tapi digunakan bebas atau sebetulnya tidak boleh ada di produk obat atau kosmetik tapi dijual bebas," kata Sari dalam diskusi media bersama Wardah di Jakarta

Bahan berbahaya ini dapat menimbulkan berbagai efek samping pada kulit, akut maupun kronis. Efek samping itu dapat berupa kehitaman atau keputihan, timbul tanda, bahkan jerawat.

baca juga : hal yang perlu diperhatikan sebelum perawatan wajah menggunakan laser

Bahan yang patut diwaspadai itu adalah steroid. "Kalau yang saya lihat sekarang ini dengan berbagai platform, ada penggunaan steroid," kata Sari.

Steroid merupakan krim antiinflamasi dengan efek samping sebagaimana disebutkan di atas. Memiliki nama lain dermovate, kandungan ini biasa digunakan untuk mengobati area radang pada kulit dengan pemakaian dan dosis yang harus diresepkan dan dipantau oleh dokter.


baca juga : dibanding pelembab, tabir surya lebih ampuh lindungi kulit

Kandungan steroid, kata Sari, banyak ditemukan dalam produk losion pemutih. Jika digunakan dalam jangka panjang, bahan kimia itu dapat terserap ke dalam tubuh. 
"Akibatnya bisa muncul rambut-rambut halus, kehitaman, stretch mark, dan penambahan berat badan," ujar Sari.

Sari mengimbau masyarakat untuk lebih teliti memeriksa kandungan dalam makeup dan skincare.

sumber : CNN Indonesia

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri

Balikpapan Punya Supermarket Bahan Bangunan Modern | KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

TERNAMA, +62 813-9864-6177, Balikpapan Punya Supermarket Bahan Bangunan Modern

Konsultan Bahan Bangunan, Bisnis Jakarta 2019, Konsultan Bisnis Jakarta,  Konsultan Manajemen Jakarta, Manajemen Bisnis Jakarta, Konsultan Manajemen di Jakarta.


Balikpapan Punya Supermarket Bahan Bangunan Modern - Terpincut gurihnya potensi pasar properti di Kota Balikpapan, Bintang Omega Sakti (BOS) Land meresmikan Home Cassa Center di area Sudirman Park Office di Jalan Jenderal Sudirman, Stal Kuda, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu pagi (24/12/2014). 



Home Cassa Center dirancang sebagai supermarket bahan bangunan yang menyediakan beragam pilihan bahan bangunan. Mulai dari cat, keramik, saniter, genteng, dan lain-lain dengan harga tetap (fix price).


"Home Cassa merupakan supermarket bahan bangunan modern pertama di Balikpapan, karena konsep yang ditawarkan Home Cassa belum ada di Balikpapan," klaim Presiden Direktur PT BOS Land, Christian Sutio.
Perbedaan konsep itu, kata Christian, ada pada kepastian harga yang telah ditentukan sejak awal sehingga konsumen tak perlu khawatir.



"Jadi penentuan harga sudah jelas dan tidak berubah-ubah seenaknya saja. Kami memang ingin menonjolkan kepercayaan konsumen. Kami juga hadir dengan harga yang otomatis dicetak komputer jadi tidak bisa membuat harga palsu," kata Christian.
Bukan hanya jaminan kualitas barang material dan harga yang didapatkan pembeli, PT BOS Land pun menyediakan fasilitas layanan antar.
 

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Contoh Layout Toko Bangunan | KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

TEPERCAYA, +62 0813-9864-6177, Contoh Layout Toko Bangunan

Contoh Layout Toko Bangunan, Contoh Layout Toko, Desain Layout Toko, Konsultan Bangunan Purwokerto, Konsultan Bangunan Jogja, Konsultan Bangunan Yogyakarta.


Contoh Layout Toko Bangunan - Pada dasarnya, layout tempat usaha bahan bangunan relatif sederhana, yaitu ruangan pertama meliputi kantor atau ruang operasional penjualan, outlet bahan bangunan yang dipajang, kamar pengelola, gudang kecil untuk stok barang-barang pabrikan yang ringkas dan cukup bernilai seperti cat, semen dll. 

Kemudian ruangan kedua berupa gudang utama yang cukup besar, dengan ruangan depannya terbuka untuk menyimpan barang-barang bahan bangunan yang memakan ruang cukup besar seperti besi, kayu balok/kaso, plywood, serta tempat beristirahat/kamar tidur para buruh, merangkap penunggu outlet bahan bangunan tersebut. Di depan ruangan toko dan gudang tersebut, tersedia lahan parkir yang cukup memadai.


Selain pola menyiku, biasanya untuk ritel besar cenderung membuat ruangan beratap yang cukup luas memanjang. Sehingga semua kegiatan operasional maupun gudang dan garasi mobil terintegrasi dalam ruan¬gan. Sedangkan ruangan terbuka hanya diperuntukan bagi parkir ken¬daraan, batu kali, batu bata, tumpukan pasir dan kerikil.


Untuk toko eceran modern bahan bangunan, kebanyakan memanfaatkan gedung bertingkat dua hingga tiga. Lantai pertama untuk memajang barang dagangan produk finishing dan perlengkapan/aksesoris rumah serta gudang tempat stok barang dagangan. Sedangkan lantai dua memajang produk sanitair dan ruangan gudang. Untuk lantai tiga selain memajang produk interior rumah seperti lampu dan lain-lain juga sebagian ruangan dimanfaatkan sebagai kantor dan ruang pimpinan.


Keterangan :
Bangunan 2 (2 Tingkat) Bangunan 1
I bawah = Tempat pasir A = Etalase kaca
I1 atas = Kayu balok, papan B = Rak
J bawah = Tempat batu bata, C = Meja pimpinan
bata pres D = Meja Kasir

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

Rabu, 30 Januari 2019

Kenali Penyebab Bisnis Anda Susah Berkembang | Konsultan Bisnis Dan Manajemen

JASA KONSULTAN RITEL

AHLI, +62 813-9864-6177, Penyebab Utama Bisnis Tidak Berkembang

Jasa Konsultan Bisnis, Konsultan Bisnis Ritel, Konsultan Bisnis Waralaba, Konsultan Bisnis Minimarket, Konsultan Bisnis Semarang, Konsultan Bisnis Jogja, Konsultan Bisnis Solo, Konsultan Bisnis Pekalongan

10 Penyebab Usaha Tidak Berkembang Paling Sering Dialami



Setiap usaha, kecil atau besar pasti pernah mengalami masalah. Jika tidak berhati-hati, usaha dapat jatuh dalam kesalahan yang  justru menghambat perkembangan usaha. Untuk terhindar dari hal tersebut, seorang pengusaha wajib belajar dari kesalahan yang dilakukan orang lain. Agar terhindar dari kegagalan usaha dan memiliki usaha yang berkembang, di bawah ini akan kita diskusikan beberapa kesalahan yang biasa dilakukan pengusaha mikro.

Setiap pengusaha dituntut untuk mengenal usahanya sendiri, bahkan ketika usaha tersebut dibuka hanya sekedar untuk mengikuti tren. Tanpa adanya kesadaran untuk mengenal usaha, bisa dipastikan bahwa pengusaha mikro tersebut tidak memahami risiko dari usahanya. Hal ini tentu dapat menghambat usaha di kemudian hari. Bukan hanya itu, pengusaha juga lebih cenderung memutuskan untuk cepat menyerah karena tidak memahami solusinya.


Berikut, beberapa faktor yang menjadi penyebab usaha tidak berkembang, yaitu:

1.Tidak memiliki/ minim konsep (perencanaan dasar)
Konsep (perencanaan dasar) merupakan bagian terpenting yang harus dimiliki oleh setiap pengusaha agar usahanya dapat berjalan sebagaiman mestinya yang akhirnya dapat mencapai tujuan (keuntungan) yang diharapkan. Konsep (perencanaan dasar) yang dibuat oleh pengusaha pada awal usahanya haruslah sederhana mungkin agar mudah diaplikasikan dalam usaha pada tingkat awal. Keuntungan dari adanya konsep (perencanaan dasar) mulai di awal usaha ialah para pengusaha akan tidak mudah goyah saat usahanya mengalami hambatan dan tantangan karena konsep (perencanaan dasar) ibarat kompas yang akan menunjukkan ke arah mana suatu usaha ingin diarahkan. Godaan untuk beralih bidang usaha saat adanya hambatan dan tantangan tentunya akan sangat besar untuk itulah diperlukan adanya konsep (perencanaan dasar).

2.Disiplin dalam penempatan uang
Dalam bidang apapun, disiplin merupakan kunci utama yang memegang peranan penting untuk menciptakan kesuksesan. Hal ini tentu juga berlaku dalam dunia usaha/ bisnis. Agar anda dapat mengetahui secara jelas dan pasti mengenai keuntungan dan selanjutnya prospek dari usaha/ bisnis yang anda miliki maka disiplin untuk memisahkan antara uang pribadi dan uang dari hasil usaha/ bisnis mutlak sangat anda perlukan.


3.Inovasi yang tidak terus tumbuh dan tidak berkembang
Memang bisa dikatakan bahwa secara umum suatu usaha/ bisnis tidak banyak memiliki perubahan namun strategi dan cara berbisnis akan terus berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Untuk itu, sebagai pengusaha/ pebisnis inovasi harus terus ditumbuhkan dan dikembangkan dalam usaha/ bisnis agar hasil (keuntungan) yang hendak dicapai terwujud. Usaha/ bisnis akan mengalami kemandekan (hanya begitu-begitu saja/ tidak berkembang) apabila inovasi oleh pengusaha/ pebisnis tidak terus tumbuh dan tidak berkembang, hanya begitu-begitu saja.

4.Peraturan yang tidak tegas, tidak jelas dan seenaknya (tidak disiplin)
Dalam setiap bidang apapun dalam kehidupan, peraturan memang akan selalu diperlukan sebagai batas. Aturan yang tegas, jelas dan disiplin akan membantu para pengusaha/ pebisnis untuk mengelola usaha/ bisnisnya secara profesional. Misalnya, jika seorang pengusaha/ pebisnis tidak memiliki peraturan yang tegas, jelas dan disiplin maka tentu ia akan sekehendaknya untuk menentukan harga, proses dan lain sebagainya hanya berdasarkan pada perasaan/ keinginan dan bukan ukuran.

5.Teknik marketing yang tidak pas
Marketing merupakan senjata utama dalam usaha/ bisnis untuk mencapai target penjualan namun teknik marketing yang tidak pas akan membuat suatu usaha/ bisnis sulit untuk berkembang. Agar usaha/ bisnis berkembang maka pengetahuan mengenai berbagai teknik marketing sangat perlu untuk dipelajari sehingga teknik marketing yang akan diaplikasikan pun pas atau sesuai dengan jenis usaha/ bisnis yang dijalankan.


6.Target yang tidak jelas
Dalam mengerjakan sesuatu tentu kita harus selalu memiliki tujuan dan target yang jelas. Dengan tujuan dan target yang jelas maka seberapa besar usaha yang harus kita lakukan dapat kita ukur dengan pasti. Macam-macam target yang biasanya harus ditetapkan dengan jelas dalam usaha/ bisnis yaitu target omset, target penjualan, target profit dan lain sebagainya.

7.Sumber daya manusia (SDM) yang tidak mumpuni
Untuk menjalankan usaha/ bisnis tentu kita harus memiliki pengetahuan yang pas disamping kita sendiri yang perlu memiliki pengetahuan yang mumpuni, orang-orang yang bekerja pada kita pun harus merupakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang rela memberikan pelatihan (training) secara khusus, gratis atau cuma-cuma kepada para calon karyawannya.

8.Keahlian dalam mengelola modal dan mengendalikan kredit
Keahlian dan pengetahuan mengenai dalam kewirausahaan/ bisnis memang mutlak sangat diperlukan terutama keahlian dalam mengelola modal dan mengendalikan kredit. Untuk membuat usaha/ bisnis berkembang selain berpatokan pada pengelolaan modal yang baik, pengendalian kredit juga harus menjadi patokan karena apabila jumlah kredit terlalu besar namun kemampuan berada dibawahnya maka suatu usaha/ bisnis berpotensi besar untuk mengalami kemunduran yang akhirnya akan bangkrut.


9.Wadah/ tempat yang strategis
Tidak dapat dipungkiri bahwa selain pengetahuan mengenai tata kelola keuangan maupun administrasi dalam usaha/ bisnis mutlak diperlukan, wadah/ tempat yang strategis juga menjadi faktor penentu berkembang atau tidaknya suatu bisnis/ usaha. Sebagai pengusaha/ pebisnis, wadah/ tempat yang strategis ini perlu untuk dipertimbangkan secara mendalam agar usaha/ bisnis dapat berkembang cepat.

10.Tidak melakukan evaluasi secara berkala dan teratur
Dalam hidup keseharian pun kita sangat perlu untuk melakukan evaluasi secara berkala dan teratur, hal ini agar kekurangan dapat segera diperbaiki begitupun dalam dunia usaha/ bisnis. Biasanya, dalam suatu usaha/ bisnis, evaluasi akan dilakukan secara berkala dan teratur sebulan sekali sebagai cara yang nyata untuk mencapai target bulanan yang akhirnya untuk mencapai target tahunan.

11.Terlalu puas diri
Untuk mencapai sesuatu yang lebih besar tentu kita juga harus menetapkan target serta usaha yang juga jauh lebih besar. Oleh karena itu, janganlah terlalu dini untuk berpuas diri saat telah mencapai target yang telah ditetapkan. Teruslah belajar, berusaha dan berkembang kemudian. Setiap usaha yang kita lakukan tentunya tidak akan sia-sia. Orang yang terlalu cepas berpuas diri akan mengalami stagnant (kemandekan) dalam mengembangkan usahanya karena ia telah menganggap bahwa apa yang diperolehnya telah cukup.

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Kenali Mengapa Bisnis Ritel Anda Mulai Sepi | Konsultan Bisnis Dan Manajemen

JASA KONSULTAN RITEL

PAKAR, +62 813-9864-6177,  Penyebab Bisnis Anda Sepi

Konsultan Bisnis Di Indonesia, Konsultann Bisnis Jakarta, Konsultan Bisnis Bandung, Konsultan Bisnis Di Bandung, Konsultan Bisnis Cirebon


Penyebab Bisnis Sepi 


Wirausaha merupakan suatu proses untuk menghasilkan suatu karya yang baru, kreatif dan inovatif dengan tujuan memberikan nilai guna dan manfaat kepada diri sendiri maupun orang lain. Kewirausahaan atau enterpreneurship menuntut jiwa yang pemberani dalam melakukan upaya-upaya pemenuhan kebutuhan hidup serta menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Karena terbatasnya lapangan kerja, masyarakat dituntut untuk memiliki jiwa wirausaha sehingga dapat menciptakan kesempatan untuk berkembang bagi dirinya sendiri maupun orang lain serta membantu menggerakkan roda perekonomian.

Akan tetapi memulai suatu usaha bukanlah pekerjaan mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi dan masalah yang timbul di tengah-tengah perjalanan suatu usaha. Wirausahawan harus dapat mengantisipasi hal tersebut dan memikirkan solusi-solusi bagi permasalaahan tersebut. Salah satu masalah yang dapat menghadang adalah apabila usaha yang sudah dirintis tiba-tiba mengalami kemunduran omzet atau sepi pelanggan atau pembeli. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, berikut adalah beberapa penyebab Usaha Sepi Secara Umum :

1. Tidak konsisten menjaga kualitas produk
Dalam suatu perusahaan, produk memegang peran utama. Sebagai komoditi yang ditawarkan, produk harus memiliki nilai jual dan nilai bargaining di pasar. Selain itu memiliki konsep yang sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Selain itu produk juga harus melewati tahapan standarisasi berdasarkan kriteria-kriteria yang diinginkan konsumen. Hal tersebut untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap suatu produk. Dengan menjaga produk tetap diproduksi dalam kualitas yang telah dibakukan diharapkan konsumen tetap membeli/menggunakan produk tersebut. 


2. Produk yang ditawarkan kurang bersaing dengan produk sejenis
Bisnis tanpa persaingan adalah hal yang mustahil. Apalagi di era pasar global seperti ini, tatkala persaingan juga harus dilakukan dengan produk-produk dari luar negeri. Untuk itu pengusaha harus memikirkan cara agar produk yang ditawarkan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan produk-produk lain yang sejenis. Persaingan dapat menjadi trigger untuk terus berusaha mengembangkan inovasi produk tapi juga dapat menyebabkan sepinya usaha apabila produk yang dipunyai kalah bersaing. Pengusaha yang antisipatif harus berusaha membuat produknya memiliki positioning yang baik di mata konsumen. Positioning adalah bagaimana suatu produk dapat membekas di benak konsumen atau bagaimana persepsi konsumen terhadap produk tersebut. Selain strategi positioning, dapat menerapkan strategi diferensiasi untuk membedakan produk dengan produk pesaing dan memperkuat branding yang telah dibangun.

3. Kurang  pemasaran terhadap produk tersebut
Pemasaran adalah serangkaian proses usaha yang laksanakan untuk merencanakan, menentukan harga jual, melakukan promosi serta menyalurkannya kepada pembeli atau pemakai barang/jasa. Pemasaran sangat diperlukan untuk memberikan informasi kepada konsumen mengenai suatu produk. Penjualan produk tanpa pemasaran yang baik tidak akan menemui titik optimal. Untuk itu pengusaha juga harus memikirkan strategi pemasaran yang sesuai dengan produk yang di tawarkannya.


4. Produk kurang inovatif
Pengerjaan suatu gagasan yang inovatif dapat diimplementasikan kepada produk yang sama sekali baru dan belum diluncurkan atau produk yang sudah ada tetapi ditindaklanjuti dengan berbagai percobaan atau penelitian sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih konkret dan update, atau melakukan perbaikan atau penyempurnaan terhadap suatu produk yang sudah ada agar memberikan efek yang lebih fresh kepada konsumen.

5. Pelayanan yang diberikan kurang baik
Services atau pelayanan merupakan faktor yang penting dalam proses penjualan suatu produk ke customer. Pelayanan yang baik dapat menjadi pertimbangan apakah seorang customer jadi membeli atau tidak. Pelayanan yang prima juga menjadi salah satu faktor penentu untuk mendapatkan calon customer. Untuk itu pengusaha harus terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, dan perlu memikirkan langkah-langkah pelayanan yang dapat membuat konsumen tidak beralih ke produk yang lain.

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Waspada Penularan HIV Melalui Facial | Konsultan Bisnis dan Manajemen


KONSULTAN KLINIK

HANDAL, +62 813-9864-6177, WASPADA PENULARAN HIV MELALUI FACIAL


Konsultan Klinik Jakarta Timur, Konsultan Klinik di Jakarta Timur, Konsultan Klinik Ciracas, Konsultan Klinik di Ciracas, Konsultan Klinik Pulo Gadung, Konsultan Klinik di Pulo Gadung, Konsultan Klinik Matraman, Konsultan Klinik di Matraman.


WASPADA PENULARAN HIV MELALUI FACIAL
Kisah seorang perempuan yang mengaku terkena human immunodeficiency virus atau HIV melalui peralatan facial viral di media sosial Kisah itu berawal dari unggahan aktivis kesehatan seksual.


Ketika itu, Andrea meminta respons pengikutnya mengenai HIV. Dia menerima ratusan cerita dari warganet dan salah satunya adalah kisah perempuan yang terkena HIV melalui perawatan facial.


"Kemungkinan saya terkena (HIV) dari perawatan facial. ... Menurut dokter, klinik tempat saya facial enggak steril peralatannya dan itu berhubungan dengan darah (pencet jerawat), memang kasus saya ini tergolong kasus langka," ungkap perempuan itu, dikutip dari Instagram Andrea.


Andrea mengaku, cerita penyebaran HIV melalui peralatan facial ini bukan satu-satunya yang ia terima. Dia juga mendapatkan beberapa cerita penularan penyakit Hepatitis B dan C melalui facial, suntik vitamin C, alat cukur, dan akupuntur.

"Ada sekitar belasan cerita yang masuk ke aku, tapi memang enggak semua aku post ulang," kata Andrea kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/9).

Andrea menjelaskan, penularan penyakit, khususnya HIV, melalui peralatan facial mungkin terjadi meskipun kemungkinannya kecil.

Virus HIV hanya dapat tertular melalui perpindahan langsung cairan vagina, cairan sperma, anus, ASI, dan darah.

Dalam kasus facial, virus HIV dapat disebarkan oleh darah yang tertinggal dari orang dengan HIV. Pada darah, virus HIV jika terpapar cahaya matahari dan udara bebas, akan mati. Semakin tinggi tingkat virus HIV, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk membunuhnya.


Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dikutip dari Healthline, HIV dalam jarum suntik pada suhu kamar dapat bertahan hingga 42 hari, sedangkan pada suhu yang lebih tinggi dapat bertahan hingga tujuh hari.


Andrea menduga, penyebaran HIV melalui facial itu terjadi melalui darah yang tertinggal di dalam tabung suntikan.

"Kalau dari jarumnya mungkin tidak karena akan mati terekspos udara, tapi kemungkinan dari dalam suntikan yang tidak terekspos dan cairannya masih aktif," tutur Andrea.

Menurut Andrea, hal ini terjadi lantaran klinik kecantikan yang melakukan facial tidak menerapkan prosedur yang benar dan higienis. Pelanggan pun seharusnya memeriksa kebersihan alat yang digunakan terlebih dahulu.

Dia menyarankan agar memilih klinik kecantikan yang memiliki standar prosedur yang jelas.

"Lebih baik ke klinik yang memiliki SOP yang jelas dan pencucian alat terbuka dan jarum suntik masih disegel, bukan salon abal-abal. Dan aku juga enggak tahu apa salon itu ada pengawasan atau tidak," ucap Andrea.

Pencegahan dan Penanganan HIV

Sebagai langkah pencegahan penyebaran HIV, Andrea menyarankan orang yang berisiko untuk melakukan pengecekan HIV. Orang yang berisiko itu melingkupi perilaku seks yang berganti-ganti pasangan dan tidak menggunakan kondom, penggunaan jarum suntik bergantian (narkotika).


"Tiga bulan setelah kontak berisiko itu disarankan untuk cek langsung. Karena masa inkubasi virusnya berlangsung setelah tiga bulan," ujar Andrea.

Pengecekan ini penting untuk dilakukan lantaran setelah masa inkubasi, HIV tidak memperlihatkan gejala khusus. Baru setelah lima hingga 10 tahun, HIV mulai menunjukkan gejala.


Pengecekan ini dapat dilakukan secara gratis karena merupakan bagian dari program pemerintah di puskesmas dan rumah sakit.

Jika dinyatakan positif, Andrea mengimbau untuk tak perlu takut. Sebab, saat ini sudah tersedia obat ARV yang dapat menekan virus hingga tak lagi bisa menular kepada orang lain dengan catatan dikonsumsi setiap hari.

"Kalau misalnya positif, ya, sudah enggak usah takut karena ada ARV, kan," ujar Andrea. 


Sumber : CNN Indonesia


Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.