Kamis, 04 Oktober 2018

Penyebab Toko Bangunan Sepi Bahkan Gulung Tikar | Konsultan Toko Bangunan

KONSULTAN TOKO BANGUNAN



Ahlinya, +62 822-3332-2799, Penyebab Toko Bangunan Sepi Bahkan Gulung Tikar.



Toko Sepi Pengunjung, Toko Sepi Pelanggan, Alasan Toko Sepi Pengunjung, Penyebab Toko Bangunan Sepi, Penyebab Toko Jadi Sepi, Penyebab Toko Menjadi Sepi, Konsultan Surabaya, Konsultan Jakarta, Konsultan Bali, Konsultan Bandung.



Penyebab Toko Bangunan Sepi Bahkan Gulung Tikar - Bagi Anda yang saat ini sedang mengelola sebuah bisnis atau usaha dagang, misalkan mengelola restoran, berdagang pakaian di pasar, pedagang sayuran, pemilik warung, dan sebagainya pasti pernah mengalami keadaan dimana tempat usaha atau jualan sepi pengunjung, omzet penjualan menurun, dan masalah lainnya.





Nah, kali ini artikel kami akan membahas tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab toko atau tempat usaha Anda tidak ada yang mengunjungi. Setelah Anda mengetahui apa saja penyebab sepinya tempat usaha Anda, mungkin saja Anda bisa menemukan solusi yang tepat.

Berikut ini adalah faktor penyebab tempat usaha atau jualan sepi pembeli:



1. Lokasi tidak strategis


Pemilihan lokasi tempat usaha memang tidak sembarangan, Anda harus memilih lokasi yang strategis. Dimana lokasi tersebut dapat dijangkau oleh target pemasaran Anda. Lokasi yang strategis misalnya berada di depan jalan raya yang ramai dilalui orang, akses atau kondisi jalan menuju lokasi dalam keadaan baik/ tidak rusak, akses menuju lokasi banyak dilalui orang sehingga akan memberikan rasa aman kepada calon pembeli dibandingkan dengan jalanan yang sepi biasanya banyak terjadi tindak kejahatan.

Untuk mendapatkan lokasi yang strategis tidak mudah. Umumnya harga tanah atau ruko yang berada di lokasi strategis akan lebih tinggi biaya sewanya. Hal ini tidak akan menjadi masalah, karena jika tempat usaha Anda ramai pembeli, Anda mempunyai banyak pelanggan, secara otomatis dapat menutupi biaya sewa yang tinggi tersebut.



2. Harga barang yang mahal


Pernahkah Anda melihat seseorang atau Anda sendiri, ingin membeli sebuah barang tapi tiba-tiba tidak jadi karena melihat harga barang tersebut yang dirasa terlalu mahal? Pasti semua orang pernah mengalaminya. Sebagai makhluk yang menerapkan prinsip ekonomi “mendapatkan sesuatu dengan jumlah sebesar-besarnya dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya”, manusia akan cenderung selektif dalam memilih barang. Barang dengan manfaat yang sama tapi dengan harga yang berbeda, maka akan dipilih barang dengan harga yang lebih rendah.

Oleh karena itu, jika toko Anda sepi, coba lakukan survei harga di pasaran. Apakah harga barang Anda sudah sesuai dengan pasar atau justru terlalu tinggi jika dibandingkan dengan yang lainnya. Lebih baik Anda mematok harga yang rendah, memang Anda akan mendapatkan sedikit keuntungan, tapi dibalik itu Anda akan mendapatkan penghasilan yang lebih. Dibandingkan jika Anda mematok harga tinggi hanya untuk mendapatkan keuntungan yang besar, dan akibatnya tempat usaha Anda sepi pengunjung. Yang terjadi bukannya untung malah justru buntung.



3. Pelayanan kurang memuaskan


Lokasi tempat usaha Anda sudah strategis, Anda juga sudah melakukan survei harga di pasaran, tapi mengapa toko masih saja sepi? Evaluasi lagi kinerja Anda. Apakah Anda sudah memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan Anda?

Pelayanan juga termasuk faktor penting untuk melancarkan usaha Anda. Meski toko Anda lokasinya strategis, harganya murah, tapi jika pelanggan merasa pelayan yang Anda berikan kurang memuaskan dan cenderung mengecewakan, mereka tidak akan mau kembali lagi ke toko Anda. Keadaan akan semakin buruk jika pelanggan yang kecewa tersebut menceritakan rasa kecewa yang dialaminya kepada orang lain, sudah pasti orang tersebut tidak mau membeli barang di tempat Anda karena takut mengalami kekecewaan yang sama.



4. Barang dagangan kurang lengkap


Seringkali orang masuk ke dalam toko, melihat-lihat isi toko, kemudian keluar tanpa membeli barang apapun. Mengapa bisa terjadi? Karena barang yang mereka cari tidak tersedia di toko tersebut. Barang dagangan lengkap bukan berarti Anda harus menjual semua barang di toko Anda. Tidak masalah jika usaha Anda seperti supermarket. Tapi jika jika Anda adalah pemilik toko kelontong yang ada di pemukiman, setidaknya sediakan barang-barang pokok yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar toko Anda.

Anda bisa melakukan survei lapangan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan, termasuk jika ada beberapa pengunjung mencari barang yang sama maka sebaiknya Anda menyediakan barang tersebut di toko Anda.



5. Kurangnya iman Anda kepada Tuhan


Ada kemungkinan sepinya tempat usaha Anda karena faktor kurangnya iman Anda kepada Tuhan. Anda terlalu sibuk dengan urusan dunia, sehingga Anda melupakan Tuhan Anda. Tanyakan kepada diri Anda, sudahkah melaksanakan ibadah wajib dan sunnah? Sudahkan manjauhi larangan-laranganNya?

Umumnya, orang akan mendekatkan diri kepada Tuhan, meminta pertolongan kepada Tuhan saat berada dalam masa-masa sulit saja. Sebaliknya, saat sudah berada pada masa kejayaan akan melupakan Tuhan dan sibuk dengan urusan dunia. Pekerjaan yang hanya menjauhkan Anda dari Tuhan, tidak akan membuat Anda bahagia. Anda akan mengalami kesulitan dalam menjalankan bisnis Anda.



Industri yang kami layani :


>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.

>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.

>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

>>> Start Up : Segala Jenis Industri.




Konsultan.co

The Future Of..

Indonesia Business Growth













& Integrated Business Strategy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar