Jumat, 31 Maret 2017

TENTANG KAMI, KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN

TERBAIK, +62 822-3332-2799, KONSULTAN PERUSAHAAN.


Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Sistem Operasi, Konsultan Manajemen Usaha, Konsultan Bisnis Autopilot, Konsultan Manajemen Autopilot.




Surabaya - Konsultan.co adalah perusahaan jasa konsultan bisnis, konsultan manajemen, pengembangan strategi perusahaan, perencanaan target jangka pendek dan jangka panjang.  



1.  Perbaikan & Pembenahan Sistem di semua lini dan divisi, kami lakukan dari mulai proses input hingga output serta feedback dari pelanggan, 

2.   Lipat Gandakan Omset Anda, 
3.   Pembuatan & Perencanaan Usaha, 
4.   Konsultan.co Juga memandu para pengusaha dalam memulai Usaha, 
5.   Pengembangan Usaha, 
6.   Upgrade Strategi,  
7.   Membuat Bisnis anda menjadi AutoPilot, 
8.   Membuat Analisa Bisnis yang mendalam secara keseluruhan,  
9.   Layanan Strategic planning, 
10.  Lay out strategi, Sistem Informasi, 
11.  Optimasi dari sebagian dan keseluruhan proses usaha.  
12.  Pembuatan SOP, 
dimana keseluruhan eksekusi diatas bertujuan untuk meningkatkan sales dan nilai keuntungan secara signifikan dan permanen.  

KAMI MERANCANG SISTEM INFORMASI YANG TERINTEGRASI ANTARA DATA, OPERASI, KEUANGAN, MARKETING DAN BAGIAN LAINNYA, DENGAN INI ANDA BISA MELAKUKAN ANALISA UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG TEPAT PADA SASARAN.



Benang merah dari jasa layanan kami adalah, kami selalu fokus untuk membuat usaha klien dengan tingkat keuntungan yang terus tumbuh.  Kami sangat perduli untuk membenahi pondasi dengan kuat, dan dilakukan proses yang benar, akan membawa dampak terbaik yang bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Di dalam bekerja, kami selalu terjun dan melibatkan team dari perusahaan untuk mendapatkan Feedback mengenai apa yang akan dilakukan pada tahapan selanjutnya.  Konsultan.co melakukan analisa dengan menggunakan data-data dan angka sebagai sumber pengambilan keputusan.  Dan dari sini, kami menciptakan sebuah review untuk bisa dijadikan panduan bagi langkah-langkah selanjutnya.

Senin, 13 Maret 2017

PELATIHAN BULAN MARET 2017

POTENSI DAN PELUANG BISNIS RITEL YANG MENGGIURKAN

Apa sih arti dari bisnis ritel itu?  Kalo anda masih bingung mencerna apa arti dari bisnis ritel itu, ini dia artinya :

"adalah kegiatan usaha menjual barang atau jasa kepada perorangan untuk keperluan diri sendiri, keluarga atau rumah tangga".

Jadi yang menjadi pokok pemikiran dari bisnis ritel adalah, menjual barang/jasa kepada perseorangan, keluarga, atau rumah tangga, yang bertujuan untuk dikonsumsi sendiri (end user) atau mungkin sebagian orang lebih paham dengan sebutan B2C atau Business To Customer".  Bisnis ritel yang lebih ditekankan adalah, penjualan secara ecer.  

TIDAK TERMASUK DIANTARANYA ADALAH menjual dalam partai besar, kepada suatu pedagang tertentu, dimana pedagang tersebut membeli barang dengan maksud untuk menjual kembali, atau B2B (Business To Business).  Karena keduanya adalah memiliki platform dan model bisnis yang berbeda.

Nah...Jadi, bisnis apa saja yang termasuk ke dalam bisnis ritel ini?  Yaitu : Toko buku, toko peralatan rumah tangga, toko keperluan sehari-hari, toko bangunan, toko mebel/furniture, toko elektronik, toko HP, toko baju, toko buah, toko daging, dan segala jenis dan tipe toko termasuk disini.  Selain itu adalah : restaurant, depot, kedai, barber shop/salon potong rambut, jasa salon mobil dan cuci mobil, jasa foto copy, printing, rumah sakit, klinik dokter, showroom mobil, bimbingan belajar, jasa les privat/guru, dan masih banyak yang lain nya.  


Sampai disini seharusnya anda sudah lebih memahami makna dari bisnis ritel itu apa. Nah, ketika kita sudah mengetahui fokus utama dari binsis ritel adalah penjualan ecer.  maka berikutnya adalah, potensi dan peluang apa yang bisa kita tangkap dari bisnis ritel di saat ini? Untuk mengetahui hal itu, anda harus mengetahui secara detail dari :
  1. Apa kelebihan dan kekurangan modern market dan tradisional market.  Point ini dikupas dari sisi : Karakter pasar, karakter produk, segmentasi, trend, kompetisi, serta strategi perang. 
  2. Teknik pemilihan produk bagi pengusaha pemula dikupas dari sisi : omset, margin, karakter     produk, supplier, kompetitor, kontrak kerja, nilai investasi, jangka waktu pembayaran, potensi   pasar dan peluang.
  3. Contoh dan aplikasi Ide bisnis yang sederhana namun mampu memperoleh omset dan margin yang nendang.
  4. Teknik pemilihan design packaging pada pasar modern dan pasar tradisional.  Temukan apa bedanya, dan menangkan peta persaingan dalam produk anda.

 Ingin tahu lebih lanjut, temukan jawaban nya disini :

Kamis, 02 Maret 2017

PANDUAN BISNIS PLAN

PANDUAN UMUM UNTUK MEMBUAT RENCANA BISNIS

(GUIDELINE TO MAKE A BUSINESS PLAN)

Sebuah rencana bisnis, atau kita biasa menyebutnya dengan bisnis plan, adalah hal yangg sangat vital bagi sebuah bisnis atau usaha. Semua pebisnis, baik itu pebisnis pemula/start up, maupun pebisnis yang level nya sudah di atas awan pun bakalan tetap membutuhkan sebuah bisnis plan ini.  Kenapa? Tidak lain karena bisnis plan ini banyak meliputi mengenai aspek aspek dan fungsi strategis yang harus kita analisa demi kesuksesan bisnis kita di masa mendatang.  Jadi fungsinya bukan hanya untuk memulai usaha, tapi dalam tahap pengembangan, atau pun inovasi, kita membutuhkan rencana.

Kita coba kupas salah satu elemen di dalam bisnis plan, yaitu market survey atau survei pasar.

Kesalahan yang sering kali dilakukan oleh pengusaha pemula adalah tidak melakukan survei pasar terlebih dahulu. Artinya, eksekusi langsung dilakukan, tanpa mengetahui berapa besar demand/order yang bisa ditangkap. Kebayang kan...ketika anda mau mulai menjadi pengusaha, belum apa-apa sudah beli mesin seharga puluhan juta rupiah, mungkin langsung sewa ruko beberapa tahun sekaligus yang nilainya sudah mencapai ratusan juta rupiah..tapi begitu mau dijalanin, ternyata pasar yang dituju malah hampir tidak ada. Impian menjadi sukses pun melayang. Tentunya kita tidak menginginkan hal itu terjadi.

Saran utama:

- Memastikan itu layak, harus realistis!
- Fleksibel, ingat bahwa rencana bisnis adalah sebuah alat untuk membantu dalam mengambil     keputusan
- Mengambil pandangan obyektif dan jujur di bisnis, menghindari sendiri penghakiman ini
- Memastikan dimengerti untuk semua pihak yang berkepentingan, tidak salah dalam penalaran rumit
- Jika membantu, melihat rencana bisnis sebagai kumpulan sub-rencana, satu untuk setiap disiplin bisnis (misalnya : keuangan, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, operasi manajemen, dll)



Nah, supaya anda tidak salah langkah. Kenapa anda tidak mencoba membuat bisnis plan anda sendiri? Coba ikuti sesuai tahapan yang ada di sini :




Table of contents

Introduction ................................................................................................................................ 3

1. Executive Summary ............................................................................................................... 3

2. Business Summary ................................................................................................................. 3
2.1 Company Summary .......................................................................................................... 3
2.2 Management Summary .................................................................................................... 3
2.3 Products and Services.......................................................................................................4
2.3.1 Products/services description ................................................................................... 4
2.3.2 Production ................................................................................................................. 4

3. Market Analysis Summary ..................................................................................................... 4
3.1 Industry background.........................................................................................................4
3.2 Market Analysis ............................................................................................................... 4
3.2.1 Demand point of view................................................................................................ 4
3.2.2 Supply point of view .................................................................................................. 5
3.2.3 Legal framework ....................................................................................................... 5
3.3 SWOT Analysis................................................................................................................ 5